Page 362 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 362

Saiful  menyampaikan,  November  ini  merupakan  penentuan  upah  minimum  provinsi  maupun
              kabupaten/kota,  penyesuaiannya  diatur  berdasarkan  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              pengupahan  yang  merupakan  aturan  turunan  dari  UU  11  Tahun  2020  tentang  Cipta  kerja
              (Omnibus Law).

              Aturan baru tersebut, kata Saiful, sama dengan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan,
              di mana besaran penyesuaian upah tidak lagi dilihat dari hasil survey kebutuhan hidup layak,
              sehingga secara sistem telah merugikan pekerja/buruh.

              Selain itu, lanjut Saiful, pihaknya juga meminta Pemerintah Aceh memberlakukan Qanun Aceh
              Nomor 7 2014 tentang ketenagakerjaan serta dapat disesuaikan dengan UU Nomor 11 Tahun
              2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA), sehingga ada perbedaan antara Aceh dengan daerah
              lainnya.

              "Permintaan jumlah UMP sebesar Rp3,6 juta ini telah sesuai dengan rata-rata hasil survei mandiri
              kebutuhan hidup layak (KHL) di sembilan kabupaten/kota di Aceh," ujarnya.
              Saiful menambahkan, saat ini buruh Aceh juga sedang berupaya untuk merevisi Qanun Aceh
              Nomor 7 Tahun 2014 tersebut karena dinilai tidak relevan lagi dengan pekerja/buruh di Aceh
              sejak disahkannya UU Omnibus Law.

              "Kita juga mendesak DPR Aceh dan Gubernur Aceh segera melakukan revisi Qanun Aceh Nomor
              7 Tahun 2014 tentang ketenagakerjaan dengan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja
              di Aceh," demikian Saiful Mar.














































                                                           361
   357   358   359   360   361   362   363   364   365   366   367