Page 357 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 357
Judul Sebut Kenaikan UMP 2022 Tertinggi hanya Rp 37 Ribu, Buruh: Rakyat
Dipaksa Miskin
Nama Media nkriku.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://nkriku.com/sebut-kenaikan-ump-2022-tertinggi-hanya-rp-37-
ribu-buruh-rakyat-dipaksa-miskin/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-17 14:16:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Artinya dengan kenaikan UMP tahun 2022
tertinggi hanya sebesar Rp 37.538 dan kenaikan terendah adalah hanya naik Rp 14.032, ini
sangat memalukan di tengah kondisi rakyat yang semakin sulit dan daya beli masyarakat yang
semakin rendah. Rakyat dipaksa untuk terus miskin
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Karena tidak manusiawi dan ini semakin
membuktikan bahwa Pemerintah tidak mampu memberikan kehidupan yang layak kepada
rakyatnya
Ringkasan
Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) memprotes keras keputusan pemerintah
yang mengumumkan rata-rata kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar 1,09
persen. Pemerintah menetapkan kenaikan upah minimum berdasarkan Peraturan Pemerintah
(PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang merupakan aturan turunan dari Undang-
Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
SEBUT KENAIKAN UMP 2022 TERTINGGI HANYA RP 37 RIBU, BURUH: RAKYAT
DIPAKSA MISKIN
Jakarta - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) memprotes keras keputusan
pemerintah yang mengumumkan rata-rata kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022
sebesar 1,09 persen.
Pemerintah menetapkan kenaikan upah minimum berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)
Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang merupakan aturan turunan dari Undang-
Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
356

