Page 356 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 356

Seperti  diketahui, perhitungan  UMP  berdasarkan  formula yang terdapat dalam  PP  Nomor  36
              Tahun  2021  tentang  Pengupahan.  Beleid  tersebut  merupakan  aturan  turunan  UU  nomor  11
              tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau Omnibus Law Cipta Kerja.

              Dengan perhitungan tersebut, BPS mengumumkan UMP 2022 diperkirakan naik sebesar 1,09
              persen, dimana kenaikan tertinggi di DKI Jakarta sebesar Rp4.453.724, sedangkan terendah di
              Jawa Tengah sebesar Rp1.813.011.

              "Data statistik Upah Minimum, UMP terendah Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan UMP tertinggi DKI
              Jakarta Rp 4.453.724. Rata-rata penyesuaian UMP adalah 1,09 persen," kata Direktur Jenderal
              Pembinaan  Hubungan  Industrial  dan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja,  Indah  Anggoro  Putri  di
              Jakarta, Rabu (17/11/2021).

              Jika mengacu pada data bahwa UMP 2022 DKI Jakarta sebesar Rp4.453.724 yang diumumkan
              BPS, maka dengan kenaikan 1,09 persen besarannya tak sampai Rp 50.000 dibandingkan UMP
              2021 DKI Jakarta.
              Pasalnya, UMP 2021 DKI Jakarta tercatat sebesar Rp4.416.186, sehingga jika dikurangi dengan
              UMP 2021 DKI Jakarta yang sebesar Rp4.453.724, maka kenaikannya hanya sekitar Rp37.500.

              Sebelumnya,  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah  secara  resmi  memperkenaikan  sebuah
              sistem informasi pengupahan nasional dengan nama wagepedia.

              "Wagepedia  ini  kanal  informasi  milik  Kementerian  Ketenagakerjaan  yang  dapat  dikases  oleh
              semua pihak," kata Ida Fauziyah.

              Adapun, bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 tahun seharusnya menggunakan upah
              aktual atau upah efektif berdasarkan pada struktur dan skala upah (SUSU) di masing-masing
              perusahaan yang bersangkutan. Besaran upah efektif tersebut yaitu mengacu kepada struktur
              dan skala upah.

              "Manakala SUSU sudah diterapkan, maka akan terwujud distribusi upah di atas UM secara adil
              antar jabatan/pekerja dengan berbasis pada kinerja individu dan produktivitas. Dengan demikian
              kenaikan  upah  masing-masing  pekerja/buruh  akan  bergantung  dengan  produktivitas  yang
              dihasilkannya," kata Ida Fauziyah.

              Editor : Jeanny Aipassa.





























                                                           355
   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361