Page 351 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 351

Judul               Jika Naik 1,09%, UMP Jateng 2022 Diprediksi Cuma Rp1,8 Juta
                Nama Media          solopos.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.solopos.com/jika-naik-109-ump-jateng-2022-diprediksi-
                                    cuma-rp18-juta-1197384?utm_source=terkini_desktop
                Jurnalis            Chelin Indra Sushmita/Newswire
                Tanggal             2021-11-17 14:18:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              negative  -  Ganjar  Pranowo  (Gubernur  Jateng)  Makanya  saya  minta  semua  melihat,  syukur-
              syukur kawan-kawan buruh membantu mengklaster, apakah perusahaan tempat mereka bekerja
              masih untung, biasa saja atau nyungsep. Karena kami saat ini ngopeni banyak sekali mereka
              yang terkena PHK, pengurangan jam kerja dan lainnya



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menegaskan upah minimum provinsi (UMP) pada 2022
              naik 1,09%. Jika dihitung kasar, maka UMP Jateng 2022 hanya naik Rp19.608 sehingga menjadi
              Rp1.818.578,87. Kenaikan UMP 2022 ini terbilang cukup kecil jika dibandingkan pada periode
              2017-2020 yang naik di atas 8%, sementara pada 2021 di masa pandemi naik 3%.


              JIKA NAIK 1,09%, UMP JATENG 2022 DIPREDIKSI CUMA RP1,8 JUTA


              SEMARANG  --  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah,  menegaskan  upah  minimum  provinsi
              (UMP) pada 2022 naik 1,09%. Jika dihitung kasar, maka UMP Jateng 2022 hanya naik Rp19.608
              sehingga menjadi Rp1.818.578,87.

              Kenaikan UMP 2022 ini terbilang cukup kecil jika dibandingkan pada periode 2017-2020 yang
              naik di atas 8%, sementara pada 2021 di masa pandemi naik 3%. Pada 2021 lalu, Pemerintah
              Provinsi Jawa Tengah menetapkan UMP naik hingga 3,68%.

              Dilansir Jatengprov.go.id, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kala itu menegaskan keputusan
              tentang kenaikan UMP merupakan wujud jaring pengaman sosial dalam rangka melaksanakan
              fungsi perlindungan upah bagi pekerja dan kelangsungan dunia usaha.

              Dengan keputusan tersebut maka UMP Jateng 2021 naik sebesar Rp56.963,90 sehingga totalnya
              menjadi  Rp1.798.979.  Sementara  pada  2022,kaum  buruh  di  Jateng  meminta  kenaikan  upah


                                                           350
   346   347   348   349   350   351   352   353   354   355   356