Page 348 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 348

Sebelumnya, UMP Aceh 2021 sebesar Rp 3,16 juta. Buruh meminta agar UMP tahun depan naik
              menjadi Rp 3,52 juta. Ketua Aliansi Buruh Aceh Saifulmar menyebutkan kenaikan Rp1.400 itu
              sebagai bentuk pelecehan kepada buruh.

              "Dari hasil survei KHL rata-rata Rp 3,520 juta. Sementara, hasil kesepakatan dewan pengupahan
              Aceh yang diterapkan melalui PP 36/2021, maka kenaikannya sangat rendah, itu kami sebut UMP
              pelecehan, karena cuma Rp1.400 naiknya," kata Saifulmar usai menggelar aksi damai di Depan
              Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Rabu (17/11).

              Untuk  itu,  pihaknya  mendorong  Pemerintah  Aceh  tidak  menggunakan  PP  Nomor  36  untuk
              merumuskan upah di Aceh. pasalnya, Aceh memiliki Qanun Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun
              2014  yang  merupakan  produk  hukum  turunan  dari  Undang-Undang  Nomor  11  Tahun  2006
              tentang Pemerintahan Aceh.

              "Kita kan punya qanun, harusnya Pemerintah Aceh menggunakan itu untuk merumuskan UMP,
              jadi tidak berdasarkan PP," kata Saifulmar.
              Jika  kenaikan  UMP  Aceh  2022  tetap  Rp1.400,  pihaknya  akan  menuntut Pemerintah  Aceh  ke
              pengadilan karena tidak mengakomodasi tuntutan buruh, dan tidak berpedoman pada qanun
              Aceh dalam merumuskan UMP.

              "Jika tidak digubris tuntutan ini, akan kami meja hijaukan kalau memang sudah dipergubkan
              UMP 2022 yang naik Rp1.400. Kami ingin pekerja di Aceh ini bisa sejahtera," katanya.

              Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Aceh Mawardi
              mengatakan tuntutan buruh untuk menaikkan UMP sesuai KHL versi mereka sangat masuk akal.
              Pasalnya, UMP Aceh selama ini masih rendah.

              "Itu logis aja. Apapun itu menyangkut dengan tuntutan keadilan. Mereka ini juga merasakan
              selama ini, merasakan nilai UMP kita masih rendah. Tapi pemerintah sudah menyikapi dan ini
              kita sudah bahas," ujarnya singkat.

              Sebagai informasi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengharuskan gubernur di
              masing-masing provinsi untuk menetapkan dan mengumumkan upah minimum provinsi (UMP)
              2022 paling lambat pada 20 November 2021.






























                                                           347
   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352   353