Page 418 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 418
Judul Ternyata Serikat Pekerja di Riau Awalnya Minta UMP 2022 Naik 5
Persen
Nama Media riau1.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.riau1.com/berita/riau/1637133196-ternyata-serikat-
pekerja-di-riau-awalnya-minta-ump-2022-naik-5-persen
Jurnalis R1/wira
Tanggal 2021-11-17 13:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Edy Natar (Wakil Gubernur Riau) Kita telah mengambil langkah melaksanakan rapat
dengan kabupaten kota terkait dengan UMP tahun 2022 dan UMK 2022 secara uji teknis
neutral - Edy Natar (Wakil Gubernur Riau) Awalnya memang unsur dari serikat pekerja dan
serikat buruh itu meminta adanya kenaikan upah minimum di Provinsi Riau sebesar 5 persen
untuk Tahun 2022
neutral - Edy Natar (Wakil Gubernur Riau) Akan tetapi, pada prinsipnya kami menyetujui
kenaikan upah minimum provinsi pada tahun 2022 sebesar 50 ribu rupiah atau 1,73 persen
dengan nilai 2.938.564 rupiah
neutral - Edy Natar (Wakil Gubernur Riau) Hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Riau
bahwasanya berdasarkan atas kesepakatan kedua belah pihak yang dengan ini diputuskan UMP
Riau Tahun 2022 sebesar 2.938.564 dengan kenaikan 1,73 persen
Ringkasan
Rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan penetapan upah minimum berdasarkan
formula perhitungan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 diikuti Wakil
Gubernur Riau, Edy Natar. Dimana PP ini mengatur tentang pengupahan untuk
diimplementasikan pada tahun 2022. Edy mengatakan, terkait dengan kebijakan untuk Upah
Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 yang dilaksanakan di Provinsi Riau, pihaknya telah
melakukan rapat bersama Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri dan
Direktur Pengupahan Kemenaker pada 8 November lalu.
417

