Page 419 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 419
TERNYATA SERIKAT PEKERJA DI RIAU AWALNYA MINTA UMP 2022 NAIK 5 PERSEN
Rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan penetapan upah minimum berdasarkan
formula perhitungan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 diikuti Wakil
Gubernur Riau, Edy Natar.
Dimana PP ini mengatur tentang pengupahan untuk diimplementasikan pada tahun 2022. Edy
mengatakan, terkait dengan kebijakan untuk Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 yang
dilaksanakan di Provinsi Riau, pihaknya telah melakukan rapat bersama Bina Pembangunan
Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri dan Direktur Pengupahan Kemenaker pada 8
November lalu.
"Kita telah mengambil langkah melaksanakan rapat dengan kabupaten kota terkait dengan UMP
tahun 2022 dan UMK 2022 secara uji teknis," kata dia.
Edy melanjutkan, hasil rapat tersebut pihaknya juga sudah menindaklanjuti dengan rapat
bersama Dewan Pengupahan Provinsi Riau, untuk hasilnya secara umum sudah bisa
dilaksanakan kesepakatan.
"Awalnya memang unsur dari serikat pekerja dan serikat buruh itu meminta adanya kenaikan
upah minimum di Provinsi Riau sebesar 5 persen untuk Tahun 2022," lanjutnya.
Kemudian dari pihak asosiasi dan pengusaha sendiri, Provinsi Riau pada dasarnya tidak ingin
keluar dari regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan berdasarkan surat
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia tanggal 9 November 2021 tentang
penyampaian data perekonomian dan ketenagakerjaan dalam penetapan upah minimum pada
Tahun 2022. Pihaknya menyetujui kenaikan UMP pada tahun 2022 sebesar 1,73 persen.
"Akan tetapi, pada prinsipnya kami menyetujui kenaikan upah minimum provinsi pada tahun
2022 sebesar 50 ribu rupiah atau 1,73 persen dengan nilai 2.938.564 rupiah," ujarnya.
Selain itu, Edy juga menyampaikan bahwasanya dengan telah disetujuinya kenaikan UMP ini
sudah didapatkan sebuah kesepakatan baik dari pihak serikat pekerja buruh dengan pihak
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang ada di Provinsi Riau.
Menurutnya, dengan begitu unsur serikat pekerja dan serikat buruh dapat menerima tawaran
dari asosiasi Apindo Provinsi Riau dengan kenaikan UMP untuk Tahun 2022 sebesar 1,73 persen
dengan nilai 50 ribu rupiah.
"Hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Riau bahwasanya berdasarkan atas kesepakatan
kedua belah pihak yang dengan ini diputuskan UMP Riau Tahun 2022 sebesar 2.938.564 dengan
kenaikan 1,73 persen," tuturnya.*.
418

