Page 126 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 126
"Iya biaya kita iuran dari semua alumni. Kita kerjakan sejak hari Senin, target kita
seminggu selesai untuk segara dibagikan gratis pada warga dan paramedis yang
membutuhkan," ucapnya.
Mulyadi menyebut kegiatan ini dilakukan sukarela sebagai bentuk rasa syukur para
alumnus ke pemerintah. Mereka merasa telah dididik menjadi seorang penjahit
dengan gratis.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Kabupaten Pekalongan, Edi Apriyanto mengaku ide
awal pembuatan masker ini dari para alumnus BLK Kabupaten Pekalongan.
Mengingat masker yang makin langka dan dibutuhkan.
"Untuk pembuatan masker memang ide dari alumni BLK terkait penyebaran virus
Corona dengan tujuan nantinya akan dibagikan pada masyarakat," ucapnya.
Soal pemilihan kain juga tidak sembarangan. Kain oxford ini terbuat dari katun
dengan sedikit campuran tetoron. Pengerjaannya pun didobel agar lebih aman,
selain itu masker ini bisa dipakai beberapa kali dan bisa dicuci tanpa merusak
masker.
"Pembuatan masker dari kain oxford lapis dua sesuai dengan standar Dinas
Kesehatan. Dengan harapan, agar bisa dipakai berulang-berulang," kata Edi
Apriyanto.
Setelah rampung, masker buatan alumnus BLK ini bakal disalurkan ke gugus tugas
Covid-19 di Pekalongan.
"Nantinya dibagikan ke warga yang membutuhkan juga bila tim medis
membutuhkan. Sementara ini kita membuat seribu masker, yang mendistribusikan
gugus tugas," jelasnya.
Page 125 of 186.

