Page 127 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 127
Title DPR SEPAKAT LANJUTKAN PEMBAHASAN RUU OMNIBUS LAW DI BALEG DPR RI
Media Name antaranews.com
Pub. Date 02 April 2020
https://www.antaranews.com/berita/1399370/dpr-sepakat-lanjutkan-pembah asan-ruu-
Page/URL
omnibus-law-di-baleg-dpr-ri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memutuskan akan
membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja di Badan
Legislasi DPR RI. Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin didampingi Wakil Ketua DPR
RI Rachmat Gobel membacakan keputusan itu dalam rapat paripurna ke-13 masa
persidangan III tahun 2019-2020 di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta,
Kamis.
"Persetujuan terhadap surat presiden tanggal 7 Februari 2020 berkenaan
Rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja yang telah dibahas dalam rapat
konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus), pada tanggal 1 April 2020
disepakati untuk diteruskan ke tingkat Badan Legislasi," kata Azis Syamsuddin.
Politisi Partai Golkar itu menyadari adanya interupsi yang terjadi saat ia akan
meminta persetujuan anggota Dewan dalam Rapat Paripurna ke-13 Masa
Persidangan III Tahun Sidang 2019-2020 sore tadi. Namun, ia menegaskan
pengesahan agenda pada Rapat Paripurna hanya untuk penguatan pijakan hukum
(legal standing) dan hukum normatif yang dapat dijadikan Pimpinan DPR RI sebagai
pegangan. Ia menambahkan kesepakatan para pimpinan fraksi sudah didapatkan
saat rapat konsultasi pengganti Bamus dimana sembilan perwakilan pimpinan fraksi
diundang hadir dalam rapat yang berlangsung pada 1 April 2020 tersebut.
"Seluruh fraksi bulat pada saat rapat konsultasi pengganti Bamus, (sudah)
disepakati agenda-agenda yang saya bacakan," kata Azis.
Selanjutnya, pembahasan RUU Omnibus Law akan dilanjutkan oleh Baleg DPR RI,
dimana rencananya pada minggu depan akan dibentuk Panitia Kerja (Panja) untuk
pembahasan lalu kemudian akan dilakukan mekanisme selanjutnya sesuai aturan
perundang-undangan. Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baedowi mengatakan
pihaknya akan turut mengundang pihak-pihak yang berkepentingan dalam RUU
tersebut termasuk kalangan buruh.
"Kami akan undang secara fisik atau virtual. Kami akan dengarkan semuanya
sehingga kehadiran RUU ini paling tidak bisa ditemukan titik persamaan," ujar
Baedowi.
Pewarta: Abdu Faisal Editor: Tasrief Tarmizi COPYRIGHT (c)2020 .
Page 126 of 186.

