Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 128

Title          800 PEKERJA DI KALTENG KENA PHK DAN DIRUMAHKAN AKIBAT COVID-19
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      02 April 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1399250/800-pekerja-di-kalteng-kena- phk-dan-
               Page/URL
                              dirumahkan-akibat-covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Palangka Raya - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalimantan
               Tengah Syahril Tarigan mengatakan sejumlah perusahaan telah melakukan
               pengurangan pekerja, bahkan pemutusan hubungan kerja akibat penyebaran virus
               corona penyebab COVID-19.

               Berdasarkan data sementara, sebanyak 848 pekerja dari 18 perusahaan di provinsi
               ini terkena PHK maupun dirumahkan untuk sementara waktu, kata Syahril melalui
               telekonferensi di Palangka Raya, Kamis.

               "Kami masih menunggu perkembangan terbaru data pekerja yang terkena PHK
               ataupun dirumahkan lusa, Sabtu (4/4/2020)," katanya.

               Dia menegaskan data tersebut sangat perlu karena akan dijadikan dasar
               mengusulkan kepada pemerintah pusat agar mendapatkan kartu dan manfaat dari
               pra kerja. Untuk itu, seluruh perusahaan yang melakukan PHK ataupun
               merumahkan pekerja agar memberikan informasi.

               "Kami meminta semua perusahaan agar segera melaporkan ke Disnakertrans
               Kalteng ataupun kabupaten/kota setempat. Kami minta segera, agar data pekerja
               Kalteng yang di PHK maupun dirumahkan lengkap," kata Syahril.

               Dikatakannya, Disnakertrans Kalteng berperan melakukan pencegahan dan
               penyebaran COVID-19 di lingkungan pekerja. Untuk merealisasikan hal tersebut
               telah ada Instruksi Gubernur Kalteng Nomor 188.5.54/23/2020 yang diterbitkan
               tanggal 27 Maret 2020.


               Isi dari instruksi tersebut yakni, seluruh perusahaan yang ada di Provinsi Kalteng
               tetap berproduksi semaksimal mungkin, agar tidak terjadinya pemutusan hubungan
               kerja (PHK) ataupun merumahkan para pekerjanya.


               "Tidak mendatangkan tenaga kerja antar daerah baru maupun tenaga kerja asing
               baru, agar tenaga kerja yang ada tetap dipertahankan sampai kondisi COVID-19 ini
               berubah," kata dia.










                                                      Page 127 of 186.
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133