Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 164
Title DEMOKRAT-PKS TOLAK BAHAS OMNIBUS LAW DI TENGAH WABAH CORONA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 02 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200402155933-32-489672/demokra t-pks-
Page/URL
tolak-bahas-omnibus-law-di-tengah-wabah-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman menolak
agenda Rapat Paripurna DPR RI untuk memulai pembahasan rancangan undang-
undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja di tengah pandemi virus corona (Covid-
19).
Benny mengatakan seharusnya anggota dewan mengedepankan nasib rakyat yang
saat ini mengalami kesulitan ekonomi karena penyebaran virus corona.
"Di tengah Covid-19, rakyat kita susah. Belum mengatasi Covid-19, makan saja
susah, tiba-tiba ada Omnibus Law, UU Mahkamah Konstitusi RI. Tunda dululah itu,"
kata Benny saat menginterupsi rapat yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta,
Kamis (2/4).
Benny meminta rapat kali ini dibikin ringkas. Ia mengusulkan para anggota dewan
hanya membahas tata tertib sebagai landasan hukum menggelar rapat virtual
selama pandemi corona.
Dia juga meminta DPR RI melupakan dulu pembahasan Omnibus Law. Benny
mengusulkan agar pembahasan RUU itu diganti dengan pembahasan corona.
"Diganti pembahasan agenda-agenda menyentuh agenda rakyat kebanyakan,
bagaimana menghadapi Covid-19," tuturnya.
Senada, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengingatkan saat ini
rakyat butuh perhatian DPR RI dan pemerintah dalam menghadapi corona.
"Kondisi kita emergency yang butuh atensi masyarakat. Lucu kalau kita
mengangkat Omnibus Law di saat kita masih virtual. Saya pikir kita perlu sabar
sedikit paling tidak kita fokus pada Covid-19 ini," ujar Aboe Bakar.
Interupsi itu lantas disanggah oleh Wakil Ketua DPR RI yang juga menjabat
pimpinan rapat, Azis Syamsuddin. Dia menolak masukan dari Benny untuk menunda
pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
"Agenda sudah disetujui di rapat pengganti Bamus oleh seluruh fraksi termasuk
Fraksi Demokrat," ucap dia.
Page 163 of 186.

