Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 30

Ia menambahkan, RUU ini menghapus semua kewenangan pemda dalam hal
               pendaftaran serta perizinan berusaha. Kewenangan itu dialihkan ke pemerintah
               pusat. RUU ini hanya memberikan kewenangan pemda melaksanakan urusan
               pemerintahan berdasarkan otda, selain pendaftaran dan perizinan berusaha.



               Ia menjelaskan, Pasal 75 RUU ini mengubah beberapa ketentuan dalam UU Nomor
               8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

               Kewajiban Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk melaporkan
               kepada pemerintah pusat bukan kepada Kanwil Agama setempat, setiap pembukaan
               kantor cabangnya di luar domisili perusahaan, merupakan kebijakan yang tidak
               efektif dan efisien serta berpotensi menimbulkan birokrasi baru.

               Selain itu, lanjut dia, Pasal 89 RUU Cipta Kerja mengubah beberapa ketentuan
               dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dia menjelaskan secara
               substansi, isi RUU Cipta Kerja sangat bertentangan dengan Pasal 27 Ayat 2 dan 28D
               Ayat 2 UUD 1945, karena menghilangkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

               Misalnya, terkait upah minimum, upah, waktu kerja, pesangon, penggunaan tenaga
               outsourcing, penempatan tenaga kerja asing.

               Dia menjelaskan, konsep dasar dari fungsi upah minimum ditujukan sebagai jaring
               pengaman sosial. Upah minimum diberikan atau berlaku bagi pekerja dengan masa
               kerja kurang dari satu tahun. Penetapan upah minimum didasarkan pada standar
               Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

               Oleh karena itu, kata Rahman, penetapan upah minimum seharusnya menjadi
               kewenangan bukan saja gubernur untuk UMP tingkat provinsi, tetapi juga
               bupati/wali kota untuk tingkat kabupetan/kota.

               “Karena tujuannya sebagai jaring pengaman dan memenuhi kebutuhan layak
               pekerja, maka penerapan upah minimum bersifat wajib bagi seluruh sektor usaha,”
               jelasnya.

               Selain itu, Rahman menambahkan, tidak masuk kerja tak boleh menjadi alasan tidak
               dibayarkannya upah kepada pekerja. Meurut dia, pekerja yang tidak masuk kerja
               dengan alasan-alasan tertentu tetap berhak atas upah.

               Ia menambahkan, kebijakan pengupahan nasional yang akan disusun pemerintah
               pusat dalam bentuk Peraturan Pemerintah tidak boleh menetapkan perihal nominal
               upah minimum yang menjadi kewenangan gubernur dan bupati/wali kota untuk
               menetapkannya.

               Sisi lain, kata dia, waktu kerja paling lama 8 jam sehari dan 40 jam seminggu



                                                       Page 29 of 355.
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35