Page 347 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 347

Title          PEMERINTAH DIMINTA EVALUASI KARTU PRAKERJA
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      17 April 2020
               Page/URL       https://republika.co.id/berita/q8x9mw487/pemerintah-diminta-evaluasi-k artu-prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               JAKARTA -- Anggota Komisi IX  DPR RI  Anas Thahir meminta pemerintah untuk
               mengevaluasi ulang pelatihan  online  atau daring dalam paket kebijakan Kartu
               Prakerja. Dia menilai, pelatihan semacam itu tidak tepat di tengah  pandemi Covid-
               19  saat ini.

               "Apalagi pelatihan itu menghabiskan anggaran Rp 5,6 triliun dari Rp 20 triliun dana
               yang dianggarkan untuk program Kartu Prakerja," katanya dalam keterangan di
               Jakarta, Jumat (17/4).

               Dia mengatakan, saat ini tingkat pengangguran terus bertumbuh karena lesunya
               sektor industri. Dia menjelaskan, mereka bukan pekerja baru yang membutuhkan
               pelatihan namun pekerja lama yang membutuhkan bantuan tunai untuk bertahan
               hidup.

               Thahir menilai, pemerintah semestinya fokus menjaga konsumsi masyarakat di
               tengah maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebab, kontribusi terbesar
               terhadap pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi domestik dalam struktur
               perekonomian nasional.

               Dia memaparkan, sepanjang 2019, BPS mencatat konsumsi rumah tangga menjadi
               sumber pertumbuhan tertinggi mencapai 2,73 persen. Berkaca dari data, maka
               salah satu cara menjaga agar konsumsi rumah tangga tak goyah adalah dengan
               memberikan bantuan-bantuan tunai.


               "Artinya, pemerintah seharusnya bukan memberikan bantuan yang sifatnya
               pelatihan seperti Kartu Prakerja," katanya.


               Anggota Fraksi PPP ini menilai, anggaran pelatihan  online  itu kurang bermanfaat
               bagi para penerima bantuan. Dia mengatakan, program tersebut justru malah dilihat
               sebagai proyek yang hanya menguntungkan penyedia jasa pelatihan.


               Menurutnya, pemerintah perlu mengurangi jumlah kalau pelatihan  online  ini tetap
               ingin diadakan. Dia mengatakan, penyaluran kartu tersebut juga harus tepat
               sasaran yakni mereka yang memang baru mau memasuki dunia kerja, bukan korban
               PHK.

               "Kami minta pemerintah untuk memastikan bahwa anggaran Rp 20 triliun dari
               Kartu Prakerja  benar-benar efektif tersalurkan dan sesuai dengan kondisi dan
               kebutuhan saat ini," katanya..



                                                      Page 346 of 355.
   342   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352