Page 290 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 290

Hasilnya, KPK menemukan tujuh persoalan pengelolaan program Kartu Prakerja yang berpotensi
              mengarah  pada  kerugian  negara.  Pun  sebaliknya,  KPK  juga  telah  memberikan  tujuh
              rekomendasi kepada pemerintah.

              Terkait  temuan  ini,  Wakil  Ketua  MPR  Jazilul  Fawaid  mengatakan,  selama  ini  banyak  pihak
              menduga Kartu Prakerja banyak masalah, salah sasaran dan salah urus. "Ternyata dugaan ini
              terkonfirmasi  oleh  rekomendasi  KPK.  Saya  yakin,  KPK  telah  meneliti  dengan  cermat  dan
              objektif," ujar Jazilul Fawaid yang akrab disapa Gus Jazil, Jumat (19/6/2020).
              Anggota  Komisi  III  DPR  ini  berharap  pemerintah  memperhatikan  dan  menindaklajuti
              rekomendasi KPK tersebut. "Jika rekomendasi KPK itu diabaikan dapat menambah kecurigaan
              publik," katanya.

              Mengenai rekomendasi KPK agar pemerintah menyerahkan pelaksanaan Program Kartu Prakerja
              kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta melibatkan Badan Nasional Sertifikasi
              Profesi (BNSP), Wakil Ketua Umum DPP PKB ini mengatakan bahwa baik Kemenaker maupun
              BNSP sebenarnya adalah sama-sama unsur pemerintah sehingga rekomendasi tersebut dinilai
              tepat.

              "Toh  bila  dialihkan  kepada  Kemenaker  dan  BNSP,  itu  juga  merupakan  bagian  dari  ranah
              eksekutif pemerintah. Dan, kita semua juga akan mengawasi kinerjanya," tuturnya.

              Diketahui,  KPK  menemukan  indikasi  penyimpangan  pada  program  Kartu  Prakerja.  KPK  pun
              sudah  melakukan  kajian  terkait  program  pemerintah  ini.  Hasilnya,  KPK  menemukan  tujuh
              persoalan  pengelolaan  program  Kartu  Prakerja  yang  berpotensi  mengarah  pada  kerugian
              negara. Pun sebaliknya, KPK juga telah memberikan tujuh rekomendasi kepada pemerintah.

              Wakil  Ketua  KPK  Alexander  Marwata  mengungkapkan,  rekomendasi  pertama,  peserta  yang
              disasar pada whitelist atau pekerja terdampak Covid-19 tidak perlu mendaftar secara daring
              melainkan  dihubungi Project  Management  Office  (PMO)  atau  Manajemen  Pelaksana  Progam
              Kartu Prakerja sebagai peserta program.

              Kedua,  penggunaan  nomor  induk  kependudukan  (NIK)  sebagai  identifikasi  peserta  sudah
              memadai, tidak perlu dilakukan penggunaan fitur lain yang mengakibatkan penambahan biaya.
              "Tiga, komite agar meminta legal opinion ke Jamdatun, Kejaksaan Agung RI tentang kerja sama
              dengan 8 platform digital apakah termasuk dalam cakupan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ)
              Pemerintah," tegas Alexander saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis
              (18/6/2020).

              Empat,  lanjut  Alexander,  platform  digital  tidak  boleh  memiliki  konflik  kepentingan  dengan
              lembaga penyedia pelatihan (LPP). Dengan demikian, 250 pelatihan yang terindikasi memiliki
              potensi konflik kepentingan harus dihentikan penyediaannya.

              Lima, kurasi materi pelatihan dan kelayakannya untuk menentukan apakah dilakukan secara
              daring.  "(Kurasi)  agar  melibatkan  pihak-pihak  yang  kompeten  dalam  area  pelatihan  serta
              dituangkan dalam bentuk petunjuk teknis," ujarnya.

              Enam,  materi  pelatihan  yang  teridentifikasi  sebagai  pelatihan  yang  gratis  melalui  jejaring
              internet,  harus  dikeluarkan  dari  daftar  pelatihan  yang  disediakan  LPP.  Tujuh,  pelaksanaan
              pelatihan daring harus memiliki mekanisme kontrol agar tidak fiktif.
              Misalnya,  kata  Alexander,  pelatihan  harus  interaktif  sehingga  bisa  menjamin  peserta  yang
              mengikuti pelatihan mengikuti keseluruhan paket..



                                                           289
   285   286   287   288   289   290   291   292   293   294   295