Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 130
Title TINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA, KEMENAKER BUDAYAKAN 5S
Media Name republika.co.id
Pub. Date 19 Oktober 2019
https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/19/10/19/pzltog368-ti ngkatkan-
Page/URL
produktivitas-kerja-kemenaker-budayakan-5s
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan mencanangkan budaya 5S di lingkungan kerjanya. 5S
merupakan sebuah metode penataan dan pengelolaan tempat kerja secara
sistematis dan terorganisir dengan pendekatan proses perubahan sikap.
"Maksud dan tujuan dari penerapan 5S adalah untuk membentuk sikap atau perilaku
yang harus dimiliki oleh setiap orang dan diaplikasikan di mana saja, tidak hanya di
lingkungan kerja saja tapi juga di rumah," kata Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif
Dhakiri saat memberikan sambutan pada Kick Off 5S di lingkungan Kementerian
Ketenagakerjaan, Jumat (18/10).
5S merupakan gabungan 5 kata dari Bahasa Jepang, yaitu Seiri (Sisih), Seiton
(Susun), Seiso (Sasap), Seiketsu (Sosoh), dan Shitsuke (Suluh). 5S berasal dari
Jepang dan sudah banyak diterapkan di sebagian besar perindustrian seluruh dunia.
Seiri merupakan langkah awal implementasi 5S, yaitu pemilahan barang yang
berguna dan tidak berguna. Barang berguna disimpan dan barang tidak berguna
dibuang. Selanjutnya, Seiton adalah langkah kedua setelah pemilahan. Yaitu
penataan barang yang berguna agara mudah dicari, dan aman, serta diberi indikasi.
Kemudian, Seiso adalah langkah ketiga setelah penataan. Maksudnya, pembersihan
barang yang telah ditata dengan rapih agar tidak kotor, termasuk tempat kerja dan
lingkungan. Selanjutnya, Seiketsu adalah langkah penjagaan lingkungan kerja yang
sudah rapi dan bersih menjadi suatu standar kerja.
Page 129 of 329.

