Page 170 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 170
Title KADISNAKERTRANS DKI PREDIKSI UMP 2020 DI JAKARTA TEMBUS RP 4 JUTA
Media Name tempo.co
Pub. Date 19 Oktober 2019
https://metro.tempo.co/read/1261773/kadisnakertrans-dki-prediksi-ump-2 020-di-jakarta-
Page/URL
tembus-rp-4-juta/full&view=ok
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov DKI Jakarta Andri Yansyah
memperkirakan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta untuk tahun 2020
mengalami kenaikan Rp 335.376, menjadi Rp 4.276.349 per bulan.
"Mekanismenya tetap melalui proses sidang akhir dewan pengupahan, dan
prosedurnya juga bisa mengacu ke arah sana (Surat Edaran)," kata Kepala Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, Andri Yansyah di Jakarta, Sabtu, 19
Oktober 2019 soal UMP itu.
Rencana kenaikan ini akan dibahas dalam rapat dewan pengupahan pada 23
Oktober 2019 mendatang.
Kenaikan yang senilai 8,51 persen itu, diputuskan bila Dewan Pengupahan Provinsi
DKI Jakarta mengikuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan bernomor B-
m/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tahun 2019.
Andri menyebut pemerintah daerah belum bisa memastikan angka kenaikan
tersebut karena Dewan Pengupahan yang terdiri dari kalangan pengusaha,
pemerintah dan serikat pekerja, masih harus membahas rencana UMP periode 2020.
Andri mengatakan dalam rapat itu, semua pihak akan memaparkan pendapatnya
mengenai nilai UMP pada 2020 mendatang. Pihak pengusaha, maupun serikat
pekerja akan diberikan ruang dan waktu untuk menyampaikan keinginannya dalam
menentukan besaran UMP.
"Pada intinya, kami tetap menggunakan formula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dalam penentuan UMP DKI," ujarnya.
Sebelumnya, pada Selasa, 15 Oktober 2019 lalu, Menteri Ketenagakerjaan Hanif
Dhakiri mengeluarkan Surat Edaran mengenai tingkat inflasi dan pertumbuhan PDB
2019 kepada seluruh gubernur di Indonesia. Dalam poin ke-sembilan, Hanif
memaparkan nilai inflasi nasional sampai September 2019 mencapai 3,39 persen,
kemudian pertumbuhan PDB sebesar 5,12 persen.
Bagi DKI Jakarta, bila kedua nilai itu digabungkan, maka nilai UMP disarankan naik
sebesar 8,51 persen.
Page 169 of 329.

