Page 165 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 165

Title          PEMERINTAH INGATKAN PERUSAHAAN WAJIB IKUTI KENAIKAN UMP 2020
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      19 Oktober 2019
                              https://nasional.republika.co.id/berita/pzm7rz370/pemerintah-ingatkan- perusahaan-
               Page/URL
                              wajib-ikuti-kenaikan-ump-2020
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengingatkan kepada seluruh perusahaan
               untuk mematuhi keputusan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020
               yang telah ditetapkan pemerintah. Sesuai keputusan, UMP tahun depan naik
               sebesar 8,51 persen dan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

               Hanif mengatakan, besaran kenaikan tersebut mempertimbangkan rata-rata laju
               inflasi nasional saat ini sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional
               5,12 persen. Kenaikan UMP merupakan sesuatu yang pasti setiap tahun karena
               telah menjadi amanat dari undang-undang.


               "Jika ada (perusahaan) yang tidak kuat, mereka bisa mengajukan penangguhan
               upah. Itu mekanisme yang tersedia. Kalau tidak membayar begitu saja tidak bisa,"
               kata Hanif saat ditemui di Jakarta, akhir pekan ini.

               Pemerintah, tidak segan-segan untuk memberikan sanksi bagi perusahaan yang
               membandel. Sanksi yang dapat diberikan berupa sanksi bersifat administratif,
               pemberhentian usaha, hingga pidana. Masing-masing gubernur provinsi juga
               diminta untuk segera menetapkan UMP sesuai arahan dari Kementerian
               Ketenagakerjaan.

               Menurut Hanif, kebijakan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen tentunya tidak
               memuaskan semua pihak, baik pengusaha maupun pekerja. Namun, setidaknya
               pemerintah memberikan kepastian dan sudah berupaya untuk menemukan solusi
               win-win antara kedua belah pihak. Bagi pengusaha, dapat mempersiapkan diri untuk
               menaikkan upah sementara para pekerja mendapat kepastian kenaikan upah pada
               tahun depan.

               Namun, seiring kenaikan upah, Hanif menilai seharusnya kualitas sumber daya
               manusia dalam negeri juga meningkat. Hal itu menjadi tantangan ke depan. Belum
               lagi soal pengangguran lulusan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang
               masih cukup besar. Itu sebabnya, pemerintah menggungakan instrumen Kartu Pra
               Kerja pada tahun 2020 mendatang sebagai solusi atas masalah tersebut.

               Lebih jauh, pemerintah berupaya agar ada peningkatan daya saing pekerja
               Indonesia seiring dengan peningkatan upah tenaga kerja. "Ini adalah yang terbaik
               yang bisa kita lakukan. Makanya semua pihak harus terima. Bahwa pemerintah
               terus melakukan evaluasi, iya," katanya.





                                                      Page 164 of 329.
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170