Page 163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 163

Title          BPJS KETENAGAKERJAAN BALI NUSA TENGGARA PAPUA BIDIK PESERTA UMKM
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      19 Oktober 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/1121054/bpjs-ketenagakerjaan-bali-nu sa-tenggara-
               Page/URL
                              papua-bidik-peserta-umkm
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Yogyakarta - BPJS Ketenagakerjaan wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua
               (Balinuspa) berupaya membidik kepesertaan dari pelaku usaha mikro kecil dan
               menengah (UMKM) karena dipandang banyak yang belum paham untuk mengikuti
               program jaminan sosial ketenagakerjaan itu.


                "Sektor UMKM masih perlu upaya keras kami untuk mengajak mereka agar tidak
               tertinggal dari program BPJS Ketenagakerjaan karena mereka justru rentan dengan
               risiko mengalami kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan usahanya terganggu,"
               kata Asisten Deputi Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Balinuspa Sang
               Made Sumadi Adnyana di Yogyakarta, Sabtu.

                Menurut dia, salah satu penyebab keengganan pengusaha mengikusertakan
               pekerja sektor UMKM dalam program BPJS Ketenagakerjaan karena ada yang
               mengartikan pembayaran jaminan sosial itu sebagai  cost  (biaya) tambahan.

                "Padahal biaya jaminan sosial sebenarnya sudah melekat pada biaya produksi dan
               tidak menimbulkan biaya baru sebenarnya," ucap pria asal Kabupaten Bangli itu.

                 Sang Made mengatakan besaran iuran untuk mengikuti jaminan sosial di BPJS
               Ketenagakerjaan juga sangat terjangkau, bahkan bisa dikatakan sangat murah.

                "Esensinya itu karena adanya kegotongroyongan, subsidi silang. Contohnya saja
               untuk sektor informal dengan membayar Rp16.800 per bulan, bisa mengikuti dua
               program yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Jadi, apabila mengalami
               kecelakaan, berapapun biayanya habis, akan dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan
               sesuai kebutuhan medis sampai sembuh," ujarnya dalam rangkaian acara  press
               gathering  dengan 24 media dari wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua itu.


                Sang Made menyebutkan ada salah satu pedagang pasar di Bali yang mengalami
               kecelakaan itu ditanggung biaya perawatan dan pengobatannya hingga Rp78 juta.

                "Bayangkan jika pedagang itu tidak ikut program BPJS Ketenagakerjaan, tentu
               biaya perawatannya akan menjadi beban," katanya.

                Dengan membayar iuran Rp16.800, bagi peserta yang meninggal karena sakit,
               akan dibayarkan klaimnya sebesar Rp24 juta, sedangkan yang meninggal dalam
               hubungan kerja dibayar Rp48 juta.





                                                      Page 162 of 329.
   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168