Page 192 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 192
Dalam surat tertanggal 15 Oktober lalu tersebut, Hanif menyatakan kenaikan UMP
tersebut dihitung dengan menggunakan rumus yang telah diatur dalam PP
Pengupahan.
Dalam PP Pengupahan, rumus kenaikan UMP dihitung dengan menambahkan UMP
tahun berjalan dengan hasil perkalian antara upah tahun berjalan dengan inflasi
ditambah pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data BPS tertanggal 2 Oktober, inflasi nasional sebesar 3,39 persen.
Sementara itu untuk pertumbuhan ekonomi berada di level 5,12 persen.
"Dengan demikian kenaikan UMP dan atau UMK 2020 berdasarkan data inflasi dan
pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,51 persen," katanya seperti dikutip dari
surat tersebut, Kamis (17/10/2019).
Page 191 of 329.

