Page 237 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 237

Title          BURUH DESAK PRESIDEN SEGERA REVISI PP PENETAPAN UMP
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      18 Oktober 2019
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4089218/buruh-desak-presiden-sege ra-revisi-pp-
               Page/URL
                              penetapan-ump
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Liputan6.com, Jakarta Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta pemerintah
               untuk segera merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan
               yang menjadi acuan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum
               Kabupaten/Kota (UMK) sebesar 8,51 persen.

               Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, PP 78/2015 tersebut selama ini memang telah ditolak
               buruh Indonesia, khususnya terkait dengan pasal mengenai formula kenaikan upah minimum.

               "Dengan demikian, dasar perhitungan UMP harus didahului dengan survei kebutuhan hidup
               layak di pasar," kata Iqbal di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

               Sebelumnya, pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri
               kepada Gubernur seluruh Indonesia Nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 telah menetapkan
               kenaikan UMP dan UMK sebesar 8,51 persen akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

               Sebagai tindak lanjut, dia berencana kembali menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi)
               untuk meminta agar segera membentuk Tim Revisi PP Nomor 78 Tahun 2015 sesuai janji
               yang disampaikan saat May Day 2019 dan pertemuan dengan KSPSI dan KSPI pada 1
               Oktober 2019.

               Terlebih lagi, ia melanjutkan, dalam UU Ketenagakerjaan diatur, dasar hukum kenaikan
               UMP/UMK adalah menghitung Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dari survey pasar.

               Setelah hasil survey didapat, besarnya kenaikan upah minimum dinegosiasikan dalam Dewan
               Pengupahan Daerah dengan memperhatikan faktor-faktor yang lain.

               "Kami menilai surat edaran (kenaikan UMP 8,51 persen yang dikeluarkan Menteri
               Ketenagakerjaan) telah melanggar UU Ketenagakerjaan. Apalagi sudah ada keputusan
               Mahkamah Agung yang memenangkan buruh yang menyatakan menolak keputusan
               Gubernur Jawa Barat yang membuat keputusan terkait nilai upah minimum padat karya yang
               nilainya dibawah upah minimum yang berlaku," tuturnya.
               Buruh Tuntut UMP 2020 Naik hingga 15 Persen

               Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak kenaikan upah minimum provinsi
               (UMP) sebesar 8,51 persen sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Edaran Menteri
               Ketenagakerjaan. Sebab kenaikan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun
               2015 tentang Pengupahan (PP 78/2015) yang selama ini ditolak oleh buruh Indonesia.

               Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah segera



                                                      Page 236 of 329.
   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242