Page 235 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 235
Title TOLAK KENAIKAN UMP 2020 SEBESAR 8,51 PERSEN, PRESIDEN KSPI AKAN KEMBALI TEMUI
PRESIDEN JOKOWI
Media Name rmol.id
Pub. Date 18 Oktober 2019
Page/URL https://politik.rmol.id/read/2019/10/18/406914/tolak-kenaikan-ump-2020 -sebesar-8-51-
persen-presiden-kspi-akan-kembali-temui-presiden-jokowi
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak kenaikan upah minimum
sebesar 8,51 persen sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan.
Pasalnya, kenaikan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 78/2015 tentang
Pengupahan, yang selama ini ditolak oleh kaum buruh.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, yang seharusnya dilakukan pemerintah
adalah segera merevisi PP 78/2015, khususnya terkait dengan pasal mengenai
formula kenaikan upah minimum.
"Dengan demikian, dasar perhitungan UMP (upah minimum provinsi) harus
didahului dengan survei kebutuhan hidup layak di pasar," kata Iqbal kepada
wartawan, Jumat (18/10).
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang digunakan
dalam survei pasar adalah KHL yang baru, yang sudah ditingkatkan kualitas dan
kuantitasnya. Adapun KHL yang baru tersebut berjumlah 78 item dari yang
sebelumnya 60 item.
Menurut informasi, KHL baru sudah disepakati Dewan Pengupahan Nasional
berjumlah 78 item. Namun demikian, KSPI menghitung KHL baru adalah 84 item.
Page 234 of 329.

