Page 231 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 231

Title          GAJI NAIK 50 PERSEN, RISIKO SAKIT JANTUNG BISA BERKURANG LHO
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      18 Oktober 2019
                              https://health.detik.com/berita-detikhealth/4750851/gaji-naik-50-perse n-risiko-sakit-
               Page/URL
                              jantung-bisa-berkurang-lho
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Jakarta - Pada tahun 2020 Kenaikan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) akan dinaikan sebesar
               8,51 persen. Bersamaan dengan kenaikan UMP, semua pekerja pasti berharap adanya
               kenaikan gaji pula.

               Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kenaikan gaji bisa memengaruhi kesehatan
               seseorang. Penelitian yang dilakukan Brigham and Women's Hospital and Harvard Medical
               School di Boston ini melibatkan sekitar 8.989 orang berusia 45-64 tahun. Tidak ada satu
               pun peserta yang memiliki riwayat penyakit jantung dan kardiovaskular.

               Setelah pengamatan selama 17 tahun, orang yang mengalami kenaikan gaji sebesar 50
               persen bisa menurunkan 15 persen risiko terkena penyakit jantung dan kardiovaskular.
               Sementara seseorang yang mengalami penurunan gaji sebesar 50 persen, bisa berisiko
               lebih mungkin 17 persen terkena serangan jantung, stroke, atau gagal jantung.

               Penulis editorial yang menyertai penelitian sekaligus Direktur Kedokteran di Denver Health
               Medical Center di Colorado, Dr Edward Havranek mengatakan bahwa peningkatan risiko
               penyakit jantung dan kardiovaskular pada orang yang mengalami penurunan gaji mungkin
               karena respons biologis terhadap stres.

               "Sementara stres kronis meningkatkan tekanan darah dan mungkin menyebabkan
               peradangan yang memengaruhi pembuluh darah, saya cenderung percaya bahwa efek
               sosial dan ekonomi lebih penting," ujarnya dikutip dari Reuters .

               Penelitian yang dipublikasi dalam Journal of American Medical Association ini juga
               menemukan bahwa kenaikan gaji lebih berdampak positif bagi kesehatan jantung wanita
               dibandingkan pria. Sementara itu penurunan gaji lebih lebih berdampak negatif pada
               kesehatan jantung orang kulit putih daripada orang kulit hitam.

               Ditambahkan peneliti utama penelitian ini, Stephen Wang, penurunan gaji bisa
               membahayakan kesehatan jantung juga dikarenakan hilangnya asuransi kesehatan, tekanan
               finansial, makan lebih banyak kalori, dan minum alkohol serta kebiasaan merokok.

               "Faktor-faktor sosial seperti pendapatan dapat memiliki dampak signifikan pada kesehatan
               individu," kata Wang.












                                                      Page 230 of 329.
   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236