Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 229
Title BURUH TUNTUT UMP 2020 NAIK HINGGA 15 PERSEN
Media Name liputan6.com
Pub. Date 18 Oktober 2019
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4089166/buruh-tuntut-ump-2020-nai k-hingga-15-
Page/URL
persen
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Liputan6.com, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak
kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 8,51 persen sebagaimana yang
disebutkan dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan. Sebab kenaikan ini
mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan
(PP 78/2015) yang selama ini ditolak oleh buruh Indonesia.
Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah
segera merevisi PP 78/2015, khususnya terkait dengan pasal mengenai formula
kenaikan upah minimum.
"Dengan demikian, dasar perhitungan UMP harus didahului dengan survei
kebutuhan hidup layak di pasar," kata Iqbal dalam keterangan tertulis di Jakarta,
Jumat (18/10/2019).
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa KHL yang digunakan dalam survei pasar adalah
KHL yang baru, yang sudah ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Adapun KHL
yang baru tersebut berjumlah 78 item dari yang sebelumnya 60 item.
Menurut informasi, KHL baru sudah disepakati Dewan Pengupahan Nasional
berjumlah 78 item. Namun demikian, KSPI menghitung KHL baru adalah 84 item.
Menurut Said Iqbal, jika perhitungan kenaikan upah minimum dihitung berdasarkan
KHL yang baru tersebut, maka kenaikan upah minimum 2020 berkisar 10 persen-15
persen.
Page 228 of 329.

