Page 238 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 238
merevisi PP 78/2015, khususnya terkait dengan pasal mengenai formula kenaikan upah
minimum.
"Dengan demikian, dasar perhitungan UMP harus didahului dengan survei kebutuhan hidup
layak di pasar," kata Iqbal dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa KHL yang digunakan dalam survei pasar adalah KHL
yang baru, yang sudah ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Adapun KHL yang baru
tersebut berjumlah 78 item dari yang sebelumnya 60 item.
Menurut informasi, KHL baru sudah disepakati Dewan Pengupahan Nasional berjumlah 78
item. Namun demikian, KSPI menghitung KHL baru adalah 84 item.
Menurut Said Iqbal, jika perhitungan kenaikan upah minimum dihitung berdasarkan KHL
yang baru tersebut, maka kenaikan upah minimum 2020 berkisar 10 persen-15 persen.
"Oleh karena itu, buruh menolak kenaikan upah minimum sebesar 8, 51 persen," tegasnya.
Terlebih lagi, di dalam UU Ketenagakerjaan diatur, dasar hukum kenaikan UMP/UMK
adalah menghitung KHL dari survei pasar. Setelah hasil survey didapat, besarnya kenaikan
upah minimun dinegosiasi dalam Dewan Pengupahan Daerah dengan memperhatikan faktor-
faktor yang lain.
Page 237 of 329.

