Page 250 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 250
pembayaran pajak, insentif pembayaran listrik serta insentif lain yang dapat
mengakomodasi. Sehingga perusahaan bisa memberikan upah kepada karyawan
sesuai dengan regulasi.
"Kalau industri dipaksa untuk menaikan upah 8,5% namun pemerintah diam saja.
Ini sama dengan membunuh sehingga pengusaha akan pindah," ucap Timboel.
Pemberian insentif bisa menjadi alternatif, sebab Ia melihat masih ada perusahaan
perusahaan yang tidak memberikan upah minimum sesuai dengan ketentuan.
Misalnya perusahaan perusahaan di daerah Tangerang. Hal ini sudah dilaporkan ke
pengawas ketengakerjaan namun sejauh ini masih banyak laporan yang tidak
diproses. Peran pengawas ketngakerjaan masih perlu dioptimalkan.
"Ini sudah menajdi rahasia umum kenaikan UMP ini tidak otomatis mendorong
kepatuhan pengusaha untuk memberikan upah sesuai aturan," ucap Timboel.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani
mengatakan saat ini Pemerintah sudah harus mulai memikikan era baru dari tenaga
kerja .Tidak hanya sektor tetapi juga sektor kerja informal . Sebab generasni muda
saat ini banyakbekerja di sektor informal dan memiliki penghasilan besar. "Merekan
akan menjadi tenaga outsourching dan ini juga harus diatur, jangan seolah kita
hanya fokus ke 30%," ucap Aviliani.
Ia mengatakan jika UMP terus meningkat maka industri juga harus didorong agar
semakin kompetitif. Jangan sampai kenaikan upah justru menghambat minat
pengusaha untuk melakukan ekspansi. Serta jumlah pekerja di sektor informal
semakin meningkat.
"Menurut saya arahnya kepentingan pengusaha dan karyawan lebih didahulukan
dibandingkan pemerintah yang terlalu ikut campur menentukan UMP," ucap Aviliani.
Disisi lain kalau diperhatikan jika UMP naik bisa saja jumlah tenaga kerja menurun
sebab meningkatkan jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Oleh karena itu
pemerintah harus melihat komponen mana yang bisa ditekan anggarannya. "Saat ini
pengusaha di negara lain diberikan kemudahan dengan potongan pajak. Jadi
mereka lebih memilih negara lain," ucap Aviliani.
Page 249 of 329.

