Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 116

"Karena masa kerja dari masing-masing 13 karyawan ini sejak awal tidak tercatat
               dengan jelas di administrasi kami. Beberapa di antaranya justru ada yang mengaku
               bekerja selama 5 tahun, 3 tahun dan 2 tahun. Sehingga kami tidak bisa memenuhi
               tuntutan mereka," katanya.


                Soesilo mengungkapkan, sebelum disodori kontrak PKWT, seluruh karyawan PT
               RNM sebenarnya telah digaji berdasarkan upah minimum kabupaten/ kota (UMK),
               serta masing-masing telah didaftarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
               Kesehatan dan Ketenagakerjaan dengan empat paket penuh, yang meliputi Jaminan
               Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian.

                "Secara upah dan jaminan kerja sebenarnya tidak ada yang berubah. Kami
               tawarkan PKWT hanya untuk memperjelas status ikatan kerjanya saja," ucapnya.

                Tuntutan oleh 13 karyawannya yang tidak bersedia menandatangani PKWT
               tersebut saat ini sedang dimediasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
               Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Disnakertrans Pemprov Jatim).

                "Sampai sekarang sudah empat kali mediasi digelar di Disnakertrans Pemprov Jatim
               namun belum ada titik temu. Kalau ke depan tetap tidak ada titik temu rencananya
               akan kami bawa permasalahan ini ke Pengadilan Hubungan Industrial," ujar Soesilo.


















































                                                      Page 115 of 135.
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121