Page 101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 AGUSTUS 2019
P. 101
Menariknya, menurut Hamdan, peserta BPJS Ketenagakerjaan hasil akuisisi Perisai
SDSI akan mendapatkan fasilitas belanja kebutuhan dengan harga murah. Pihaknya
akan membuat aplikasi yang menyediakan berbagai kebutuhan yang mendapatkan
potongan harga untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga akan berkembang pada internal
SI. Yaitu seiring berkembangnya anggota SI menjadi wirausaha. Di lain sisi Ketua
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Eko Purnomo mengatakan, lahirnya Perisai
SDSI BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan buah dari kerja sama perluasan
BPJS Ketenagakerjaan antara pihaknya dengan SI enam bulan lalu. Setelah itu
berlanjut pada kerja sama dengan badan otonom di bawah SI yang salah satunya
SDSI.
"Enam bulan kami inisiasi bersama gar bisa memberikan perlindungan kepada
masyarakat pekerja. Rencananya akan menyasar elemen masyarakat pekerja di
pasar modern Tanah Abang. Hingga akhirnya bisa diwujudkan Kantor Perisa SDSI
ini," pungkasnya.
Dikatakan, Kantor Perisai SDSI tersebut akan terus berinovasi untuk
menyejahterakan anggotanya. "Peserta BPJS Ketenagakerjaan diberikan stimulus
(donasi iuran kepesertaan), bisa beli sembako murah dari Bulog, dan bisa
mendapatkan KUR (Kredit Usaha Rakyat), jadi di sini sebagai pintu masuk kolaborasi
berbagai program penyejahteraan," paparnya.
Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta Achmad Hafiz
mengatakan, kehadiran Perisai SDSI BPJS Ketenagakerjaan akan berdampak
melindungi pekerja di kawasan Tanah Abang semakin luas. "Di sini potensi
kepesertaan ratusan ribu tenaga kerja. Banyak yang sudah masuk menjadi peserta
tetapi lebih banyak yang belum masuk menjadi peserta. Maka menjadi tugas kita
bersama untuk melindungi pekerja dengan program BPJS Ketenagakerjaan,"
ungkapnya.
Hafiz mengaku sangat prihatin dengan kejadian pabrik petasan meledak di
Tangerang pada tahun lalu. "Kejadian di Tangerang itu ada 53 orang pekerja di
dalamnya namun yang dicover BPJS Ketenagakerjaan hanya 13 orang saja, ini
menjadi sebuah pelajaran. Upayakan tak ada lagi (perusahaan) yang daftar
sebagian tenaga kerja maupun program BPJS Ketenagakerjan. Harus dicover semua
pekerja yang ada," tandasnya.
Dirinya berharap dengan berkolaborasi dengan banyak pihak seperti Perisai SDSI,
kepesertaan universal jaminan sosial ketenagakerjaan bisa dimulai dari DKI Jakarta.
Page 100 of 110.

