Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 AGUSTUS 2019
P. 103
Selanjutnya, pada pukul 09.30 WIB, jajaran berhasil mengamankan 2 orang pelaku
yakni Agustinus Bere Alias Kolo dan Siprianus alias Sipri sebagai pengurus
pengiriman TKI ilegal ke Malaysia
"Selain itu berhasil diamankan 29 orang pekerja, 8 orang merupakan perempuan
dan 21 orang laki-laki berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan para PMI ilegal
tersebut berangkat dari Kupang, NTT menggunakan Kapal Pelni tujuan Kepri dan
tiba di pelabuhan Kijang," ujarnya.
Selanjutnya, Subdit IV juga mengamankan barang bukti yakni 2 unit handphone
warna silver dan merah, 2 buah paspor, 6 lembar tiket Pelni, 2 lembar tiket pesawat
Lion Air dan 1 unit mobil angkutan jenis Suzuki Futura warna putih.
Modus yang digunakan oleh pelaku adalah pengurus TKI Ilegal menerima
pengiriman uang dari Tekong yang berada di Malaysia untuk biaya pengiriman PMI
Ilegal ke Malaysia, uang dikirimkan melalui rekening mereka.
"Uang yang diterima sebesar Rp 2,5 Juta sampai dengan Rp 2,8 juta rupiah untuk
satu orang PMI Ilegal," tutupnya.
Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Kompol Dhani Catra Nugraha
mengatakan para pelaku dijerat dengan pasal 81 Undang-undang Republik
Indonesia nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di
luar negeri dan pasal 55 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama 10
(sepuluh) tahun penjara dan denda Rp15 miliar.
"Saat ini kedua tersangka sudah kita tahan dan sedang didalami kasus ini," ujarnya.
Page 102 of 110.

