Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 124
Title TIGA ORGANISASI BURUH BATAL GELAR UNJUK RASA BESAR-BESARAN
Media Name kompas.com
Pub. Date 25 April 2020
https://nasional.kompas.com/read/2020/04/25/11473581/tiga-organisasi-b uruh-batal-
Page/URL
gelar-unjuk-rasa-besar-besaran
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA, - Tiga organisasi buruh di Indonesia sepakat membatalkan aksi unjuk
rasa pada 30 April mendatang.
Rencana unjuk rasa besar-besaran ini batal dilakukan setelah Presiden Joko Widodo
memutuskan menunda pembahasan klaster ketenagakerjaan dalam Omnibus Law
RUU Cipta Kerja.
Ketiga organisasi tersebut yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (
KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) dan Konfederasi Serikat
Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).
"MPBI mengambil sikap untuk membatalkan aksi besar-besaran MPBI di seluruh
Indonesia yang seharusnya dilaksanakan pada 30 April 2020," demikian bunyi
pernyataan tertulis yang diteken tiga pimpinan serikat buruh.
Tiga pimpinan serikat buruh itu yakni Andi Gani Nena Wea (KSPSI), Said Iqbal
(KSPI) dan Elly Rosita Silaban (KSBSI).
Mereka mengutarakan keberatannya karena banyak pasal yang bisa merugikan
kaum buruh.
Mereka juga merasa selama ini belum banyak dilibatkan dalam penyusunan RUU
sapu jagat itu.
MPBI pun sangat mengapresiasi dan berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada
Presiden Jokowi yang memutuskan untuk menunda dan mengkaji kembali
pembahasan RUU Omnibus Law klaster Ketenagakerjaan.
"MPBI berharap dengan adanya keputusan (penundaan) ini, pemerintah dan DPR
dapat melibatkan semua stakeholder, mulai dari buruh hingga seluruh lapisan
masyarakat dalam pembuatan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan
ketenagakerjaan," lanjut keterangan mereka.
Presiden Jokowi sebelumnya memutuskan menunda pembahasan klaster
ketenagakerjaan dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja.
Kepala Negara mengatakan, pemerintah telah menyampaikan kepada DPR untuk
menunda pembahasan tersebut.
Page 123 of 254.

