Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 156

"Saya ingin menyampaikan bahwa terkait dengan pembahasan omnibus law Cipta
               Kerja, untuk klaster ketenagakerjaan, kami meminta kepada Baleg untuk menunda
               pembahasannya," kata Puan, Kamis (23/4/2020).


               Puan meminta Baleg membuka ruang diskusi dengan publik, khususnya serikat
               pekerja dan buruh, sebelum membahas klaster ketenagakerjaan.

               Ia juga mengingatkan agar Baleg mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 saat
               ini.

               "Pembahasan pasal-pasal terkait ketenagakerjaaan di RUU Cipta Kerja ditunda selain
               karena semua pihak sedang fokus pada penanganan pandemi Covid-19, juga agar
               DPR menerima masukan masyarakat terutama serikat pekerja," ucapnya.

               Permintaan dihapus

               Beberapa fraksi yang terlibat dalam Panja RUU Cipta Kerja meminta klaster
               ketenagakerjaan sebaiknya dihapus dari draf.

               Anggota dari Fraksi PDI-P Hendrawan Supratikno mengatakan, klaster
               ketenagakerjaan sebaiknya dikeluarkan dari pembahasan karena substansinya
               cukup sensitif.

               "Itu sebabnya salah satu yang diusulkan oleh Bu Rieke dalam rapat Minggu lalu agar
               ini ada 11 klaster sehingga ada klaster ketenagakerjaan dikeluarkan, atau dibahas
               paling akhir supaya tidak menghambat pembicaraan yang lain," kata Hendrawan,
               Senin (20/4/2020).

               Kemudian, anggota dari Fraksi Nasdem Taufik Basari menyatakan, bahwa fraksinya
               bakal melobi fraksi-fraksi lain agar klaster ketenagakerjaan dihapus dari draf
               omnibus law RUU Cipta Kerja.

               Menurutnya, perubahan soal ketenagakerjaan tidak mesti dilakukan melalui omnibus
               law RUU Cipta Kerja.

               Perubahan dapat dilakukan melalui undang-undang sektoral.

               "Setelah mendengar keberatan dari banyak pihak, terutama serikat buruh, Nasdem
               usul agar klaster tersebut dicabut saja dari draf RUU agar fokus saja pada tujuan
               utamanya menciptakan lapangan kerja dengann menyederhanakan aturan dan
               melakukan debirokratisasi. Nasdem akan lakukan lobi-lobi kepada fraksi lain," kata
               Taufik, Selasa (21/4/2020).

               Tetap ditolak buruh

               Sementara itu, dilansir Kompas.id, serikat pekerja dan serikat buruh tetap
               menyampaikan penolakan atas pembahasan RUU Cipta Kerja.







                                                      Page 155 of 254.
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161