Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 195
Kedua, ragam pelatihan secara online bisa didapatkan dengan mudah dan bahkan
beberapa perusahaan digital memberikan layanan secara gratis. Menurutnya
daripada harus membayar untuk pelatihan online, lebih baik pemerintah
menyediakan internet gratis selama 4-6 bulan di masa Covid-19 saat ini.
"Ini jauh lebih bermanfaat, masyarakat yang butuh pelatihan bisa mencari sendiri
lewat internet yang disediakan koneksinya secara gratis. Selanjutnya pemerintah
menyatakan sendiri bahwa program pelatihan online ini tidak menjamin peserta
dapat pekerjaan, jelas program ini menghamburkan anggaran Rp5,6 triliun,"
ujarnya.
Selanjutnya ia mengapresiasi sikap mundur CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah
Devara dari posisi Staf Khusus Kepresidenan. Namun menurutnya mundurnya Belva
tidak menyelesaikan masalah utama.
"Masalah konflik kepentingan pribadi Belva selesai tapi masalah utamanya ada
pelatihan online program kartu prakerja yang telah menunjuk 8 perusahaan digital,
termasuk Ruangguru di dalamnya. Kalau Belva mau tuntaskan masalah, mestinya ia
tarik Ruangguru dari program ini. Juga perusahaan platform digital lainnya seperti
Tokopedia, Bukalapak, OVO, LinkAja, dan lain-lain yang sudah ditunjuk mundur-lah
dari program ini," kritik Sukamta.
Dirinya mengatakan pemerintah tidak sensitif dalam menjalankan program ini.
Korporasi menurutnya dapat diberi kemudahan dalam bentuk lain tanpa harus
"disuntik" dana segar dari pemerintah.
"Perusahaan-perusahaan ini kapitalnya besar, di tengah pandemi Covid-19 alami
lonjakan omset, masak masih mau menyusu ke pemerintah. Mestinya dalam kondisi
keprihatinan seperti ini, malah memberikan bantuan bukan mencari untung dengan
cara seperti ini," pungkasnya..
Page 194 of 254.

