Page 194 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 194

Title          STAFSUS TAK CUKUP MUNDUR, DPR DESAK STOP PELATIHAN PRAKERJA
               Media Name     gatra.com
               Pub. Date      24 April 2020
                              https://www.gatra.com/detail/news/476753/politik/stafsus-tak-cukup-mun dur-dpr-
               Page/URL
                              desak-stop-pelatihan-prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Jakarta, Rencana pemerintah untuk mengadakan pelatihan online program kartu
               prakerja telah mengundang kehebohan dan kritik dari banyak pihak. Kucuran
               anggaran sebesar Rp5,6 triliun untuk program tersebut dianggap tidak efektif
               selama masa pandemi wabah virus corona. Anggota DPR RI Sukamta berpandangan
               pelatihan tersebut tidak usah dipaksakan, dan terkesan akal-akalan karena tidak
               melalui proses tender sebagaimana pelaksanaan program pemerintah.

               "Hentikan segera! dan bekukan dulu dana yang sudah disalurkan ke 160 ribu
               peserta tahap pertama. Saya harap pemerintah jangan menutup telinga terhadap
               berbagai kritik dan masukan terhadap rencana pelatihan online program kartu
               kerja," ucap legislator dari fraksi PKS tersebut.

               Ia mengatakan pemerintah seharusnya fokus untuk mengatasi persoalan Covid-19
               yang saat ini belum tuntas dengan program pengentasan ekonomi masyarakat kecil.

               "Jika Covid-19 ini tidak segera tertangani dampaknya akan semakin berat dan dalam
               terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pelatihan kerja online ini termasuk
               kegiatan yang sifatnya tidak mendesak, bisa dilakukan setelah pandemi berakhir,"
               terang Anggota Komisi I DPR RI itu dalam keterangan kepada  Jumat (24/4).


               Dirinya juga melihat telah terjadi perubahan konsep kartu prakerja karena situasi
               pandemi virus corona yang menghantam Indonesia. Namun perubahan konsep itu
               menurutnya masih "mentah" dan terlihat terkesan memburu keuntungan di tengah
               penderitaan masyarakat kecil dengan dalih pelatihan online.

               "Ini jelas terkesan dipaksakan dan akal-akalan. Program ini kita tahu berangkat dari
               janji kampanye Jokowi untuk mengatasi pengangguran, kata Pak Menko berubah
               menjadi bagian dari jaring pengaman sosial karena kondisi Covid-19. Dalam hal
               menjadi jaring pengaman untuk para pekerja sektor informal yang kehilangan
               pekerjaan dan juga para buruh yang di-PHK, kita setuju. Tapi yang kita saksikan ini
               ternyata dipaksakan ada pelatihan secara online, jelas tidak ada relevansi dengan
               jaring pengaman sosial," kata Sukamta.


               Ia membeber sengkarut persoalan dari program kartu prakerja. Pertama, salah
               sasaran. Jika kegiatan sebagai jaring pengaman sosial mestinya hanya menyasar
               warga yang kehilangan pekerjaan, sementara program ini bisa menyasar siapa saja
               yang berusia di atas 18 tahun, dengan kriteria tidak sedang mengenyam pendidikan.






                                                      Page 193 of 254.
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199