Page 189 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 189

Title          HAMBURKAN RP 5,6 TRILIUN, PKS DESAK JOKOWI HENTIKAN KARTU PRAKERJA
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      24 April 2020
                              https://www.jawapos.com/nasional/politik/24/04/2020/hamburkan-rp-56-tr iliun-pks-
               Page/URL
                              desak-jokowi-hentikan-kartu-prakerja/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta mendesak Presiden
               Joko Widodo (Jokowi) agar segera menghentikan rencana pelatihan online program
               Kartu Prakerja. Pasalnya proyek itu dianggap tidak efektif di masa pandemi virus
               Korona atau Covid-19 ini.

               "Hentikan segera, dan bekukan dulu dana yang sudah disalurkan ke 160 ribu
               peserta tahap pertama. Saya harap pemerintah jangan menutup telinga terhadap
               berbagai kritik dan masukan terhadap rencana pelatihan online program Kartu
               Prakerja," ujar Sukamta kepada wartawan, Jumat (24/4).


               Menurut Sukamta, di saat seperti ini mestinya pemerintah fokus untuk mengatasi
               segera Covid-19 yang hingga hari ini terus terjadi peningkatan jumlah kasus dan
               menyebar semakin luas di banyak kabupaten dan kota.

               "Jika Covid-19 ini tidak segera tertangani, maka dampaknya akan semakin berat dan
               dalam terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pelatihan kerja online ini
               termasuk kegiatan yang sifatnya tidak mendesak, bisa dilakukan setelah pandemi
               berakhir," katanya.

               Sukamta juga mengatakan, ada banyak persoalan dari program Kartu Prakerja.
               Pertama, salah sasaran. Jika ini sebagai jaring pengaman sosial mestinya hanya
               menyasar yang kehilangan pekerjaan, sementara program ini bisa menyasar siapa
               saja yang usianya di atas 18 tahun tidak sedang mengenyam pendidikan.

               Kedua, ragam pelatihan secara online bisa didapatkan dengan mudah dan bahkan
               beberapa perusahaan digital memberikan layanan secara gratis.

               Karena itu, daripada memberikan harus membayar untuk pelatihan online lebih baik
               digunakan pemerintah untuk menyediakan internet gratis selama 4-6 bulan di masa
               Covid-19 saat ini. Ini jauh lebih bermanfaat, masyarakat yang butuh pelatihan bisa
               mencari sendiri lewat internet yang disediakan koneksinya secara gratis.


               "Ketiga, pemerintah menyatakan sendiri bahwa program pelatihan online ini tidak
               menjamin peserta untuk mendapat pekerjaan, artinya jelas-jelas program ini
               menghaburkan anggaran Rp 5.6 triliun," pungkasnya.







                                                      Page 188 of 254.
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194