Page 186 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 186
Title POLITIKUS PKS DESAK PEMERINTAH HENTIKAN PROGRAM PRAKERJA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 24 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200424131807-32-496902/politik us-pks-
Page/URL
desak-pemerintah-hentikan-program-prakerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Wakil Ketua Fraksi PKS Sukamta mendesak pemerintah agar menghentikan
program kartu prakerja karena program itu dinilai bermasalah. Dia juga meminta
delapan perusahaan digital rintisan alias startup mundur dari posisi program kartu
prakerja.
Menurutnya, masalah penunjukkan perusahaan-perusahaan tersebut tidak lantas
selesai setelah CEO Ruangguru Adamas Belva Delvara mundur dari jabatan Staf
Khusus Presiden RI.
"Kalau Belva mau tuntaskan masalah, mestinya ia tarik Ruangguru dari program ini.
Juga perusahaan platform digital lainnya seperti Tokopedia, Bukalapak, OVO,
LinkAja, dan lain-lain yang sudah ditunjuk mundurlah dari program ini," kata
Sukamta dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4).
Sukamta mengatakan delapan perusahaan itu telah memiliki omzet yang besar.
Sehingga seharusnya mereka tak perlu lagi mencari untung dari program
pemerintah di saat krisis seperti ini.
Anggota Komisi I DPR RI juga mengatakan anggara Rp56 triliun terlalu besar jika
digelontorkan untuk pelatihan tenaga kerja saat ini.
Sukamta melihat program ini dipaksakan untuk menjadi jaring pengaman sosial
masyarakat saat krisis corona. Padahal awalnya program ini dibuat sebagai janji
Jokowi meningkatkan kualitas pencari kerja.
"Dalam hal menjadi jaring pengaman untuk para pekerja sektor informal yang
kehilangan pekerjaan dan juga para buruh yang di-PHK, kita setuju. Tapi yang kita
saksikan ini ternyata dipaksakan ada pelatihan secara online, jelas tidak ada
relevansi dengan jaring pengaman sosial," tuturnya.
Pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja di tengah pandemi virus corona
(Covid-19). Presiden Joko Widodo menyebut program ini semi bantuan sosial untuk
pihak yang terdampak corona.
Page 185 of 254.

