Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 183

Masifikasi itu khususnya ditujukan bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI), PMI
               yang dipulangkan, pekerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pekerja
               lain terdampak Covid-19.


               "Kami berharap agar strategi itu benar-benar memberi dampak positif bagi upaya
               pemulihan pasar kerja," kata Ida dalam keterangan tertulis.

               Menaker melanjutkan, pemerintah pun mulai memberi stimulus finansial bagi sektor
               kesehatan, jaring pengaman sosial, insentif pajak, hingga restrukturisasi kredit dan
               pembiayaan bagi UMKM. Pihaknya juga akan mengintensifkan dialog sosial bersama
               para pengusaha dan pekerja, setelah pemulihan jangka pendek. Beberapa hal yang
               harus diperhatikan adalah aspek kehidupan, pekerjaan, dan bisnis yang layak.

               "Sudah saatnya kita semua untuk menciptakan momentum politik dan mencapai
               hasil yang konkret, demi memajukan agenda ketenagakerjaan domestik dan global,"
               ujar Menaker Ida.

               Ia juga menyarankan tiga hal kepada forum Anggota G20. Pertama,
               mengedepankan solidaritas global dan itikad baik untuk bangkit pascapandemi dan
               menata kembali kehidupan sosial-ekonomi yang lebih baik, khususnya bidang
               ketenagakerjaan. Saran kedua adalah, fokus pada upaya pemulihan jangka
               menengah dan merencanakan pemulihan jangka panjang akibat dampak pandemi.

               "Ketiga, memprioritaskan ketahanan dan stabilitas pasar domestik dan global," kata
               Menteri Ida Fauziyah.

               Menteri Ida pun mendukung penuh inisiatif Presidensi G20 Kerajaan Arab Saudi
               untuk mewujudkan pernyataan Menaker negara G20 tentang Pandemi Covid-19.
               Pernyataan Pemimpin G20 menekankan dengan jelas bahwa negara-negara G20
               harus mengambil semua langkah untuk melindungi rakyatnya dan menggunakan
               seluruh alat kebijakan yang tersedia.

               Hal itu dilakukan demi menopang ekonomi, mempertahankan stabilitas pasar, dan
               melindungi pekerja dan keberlangsungan usaha. Disamping itu, perlindungan sosial
               bagi kelompok rentan juga sangat diutamakan. Dukungan itu pun menjadi bukti
               Indonesia sebagai satu komunitas, satu kawasan, dan satu dunia yang sama juga
               ikut serta meningkatkan kemampuan, menyiapkan, dan merespons situasi terkini.

               Sementara itu, pertemuan virtual itu juga dihadiri Ketua pertemuan yang juga
               Menteri Perburuhan dan Pembangunan Sosial Kerajaan Arab Saudi Ahmad Bin
               Salman Al Rajhi.

               Hadir pula Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Sosial Jepang Kato Katsunobu dan
               Menteri Perburuhan dan Kebijakan Sosial Italia Nunzia Catalfo yang bertindak selaku
               Wakil Ketua..









                                                      Page 182 of 254.
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188