Page 41 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 SEPTEMBER 2019
P. 41

mengatakan, Kemnaker telah meliberalkan proses pengurusan izin perusahaan

               outsourching yaitu dengan sangat mudah sekali, yang tidak ada lagi jangka waktu
               izin, menghapus persyaratan di Pasal 24, dsb.



               Dengan proses liberalisasi ini maka akan berdampak negatif terhadap proses
               pelaksanaan sistem kerja OS yaitu, pertama, akan muncul semakin banyak

               perusahaan OS yang tidak berkualitas sehingga terjadi persaingan tidak sehat di

               komunitas perusahaan OS.


               Dengan bermodalkan relasi dan modal dana ala kadarnya akan banyak muncul

               perusahaan OS yang tidak profesional sehingga mengganggu perusahaan OS yang

               memang benar-benar profesional.


               Kedua, dengan potensi munculnya perusahaan OS yang ala kadarnya tersebut maka

               perusahaan penyedia pekerjaan (user) akan berpotensi kena akibatnya akan digugat

               oleh pekerja OS karena ketidakpastian perusahaan OS yang menjadi mitranya.


               Ketiga, proses evaluasi dan pengawasan ketenagakerjaan akan dibatasi sehingga

               mendorong percepatan ketidakpatuhan pengusaha OS terhadap ketentuan
               ketenagakerjaan yang ada. Saat ini saja pengawasan ketenagakerjaan masih sangat

               lemah, apalagi dengan ketentuan baru ini, akan semakin paripurnalah kelemahan

               pengawasan ketenagakerjaan Indonesia.
               Keempat, akibat dari keseluruhan tersebut maka pekerja/buruh menjadi korban

               paripurna di perusahaan OS.























                                                       Page 40 of 76.
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46