Page 48 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 SEPTEMBER 2019
P. 48

Title          PIHAK NUSA DUA BEACH HOTEL BANTAH SEWENANG-WENANG PADA KARYAWAN
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      03 September 2019
                              https://kumparan.com/kanalbali/pihak-nusa-dua-beach-hotel-bantah-sewen ang-wenang-
               Page/URL
                              pada-karyawan-1rn907xcBD5
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Kuasa Hukum Nusa Dua Beach Hotel, Putu Suta Sadnyana, menyangkal tuduhan
               dari salah-satu mantan karyawan yang merasa diperlakukan sewenang-wenang.
               Menurut dia, justru karyawan bernama Yanti itu yang sudah mengundurkan diri
               sebelum berakhirnya jangka waktu dan tanpa mengikuti prosedur.

               " Oleh karenanya Yanti seharusnya membayar pada PT Sejahtera Indico selaku
               pemilik hotel sebesar 195.800.000. Selain itu Yanti juga terikat perjanjian perjalanan
               bisnis ke Jepang," katanya.

               "Soal perjanjian dalam bahasa Inggris sudah disepakati dan dimengerti
               Yanti,"terang mantan Ketua Peradi ini. Sementara itu, GM telah diberi wewenang
               oleh PT Sejahtera Indico, antara lain mengangkat pekerja sesuai job discription,
               mempekerjakan eksekutif baru, direktur, manajer dan menandatangani kontrak.

               Asih Wesika sebagai Direktur HRD, kata Sutha, juga punya wewenang
               menandatangani perjanjian dengan pekerja. GM bekerja karena mendapat mandat
               dari Direksi PT Sejahtera Indico. "Jadi tindakan GM sudah sah menurut
               hukum,"bantah Putu Suta Sadnyana.

               Seperti diberitakan sebelumnya, karyawan Nusa Dua Beach Hotel mengaku
               diperlakukan sewenang-wenang karena saat mengundurkan diri diminta untuk
               membayar uang perjalanan ke luar negeri. Ia pun mengadukan kasus ini ke
               Disnaker Badung.

               Sementara itu, Yanti ternyata tidak hanya mengadukan pemotongan gaji oleh pihak
               manajemen saja tapi turut melaporkan General Manager (GM) hotel tersebut Jamal
               Hussain bin MEM Meera Hussain dengan alasan adanya dugaan pelanggaran
               undang-undang.

               Pengaduan disampaikan Yanti ke Disnaker Pemprov Bali selaku pengawas Tenaga
               Kerja Asing (TKA) melalui kuasa hukumnya, Wihartono. "Ada dugaan pelanggaran
               Perpres maupun undang-undang, pengaduan kita kirimkan juga ke Imigrasi,Polda
               Bali, Kemen HAM serta Kementerian Tenaga Kerja RI,"kata Wihartono di Denpasar,



                                                       Page 47 of 76.
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53