Page 47 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 SEPTEMBER 2019
P. 47
terpisahkan dari keputusan menteri - Jabatan komisaris dan direktur yang tidak
mengurus personalia diizinkan untuk diduduki oleh tenaga kerja asing, selama tidak
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Menteri atau pejabat yang ditunjuk dapat memberikan izin mempekerjakan tenaga
kerja asing dalam hal jabatan tenaga kerja asing yang diperlukan oleh pemberi kerja
tidak tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
keputusan menteri - Jabatan yang dapat diduduki oleh tenaga kerja asing dan
persyaratan jebatan dievaluasi paling singkat dua tahun atau sewaktu-waktu apabila
diperlukan.
- pada saat keputusan menteri ini mulai berlaku izin mempekerjakan tenaga kerja
asing yang telah dimiliki oleh pemberi kerja dinyatakan tetap berlaku sampai dengan
habis masa berlaku.
- Permenaker 229 tahun 2019 menghapus beberapa peraturan menteri yang sama
yang mengatur posisi jabatan tenaga kerja asing di masing-masing sektor antara
lain ada 18 kategori: antara lain konstruksi, jasa pendidikan, bahan kimia, penjualan
dan bengkel kendaraan bermotor, pergudangan, hiburan dan rekreasi, industri
minuman, pengolahan limbah, industri tekstil, pakaian jadi, industri makanan,
industri mesin, peternakan, penempatan tenaga kerja dalam negeri, furnitur,
industri alas kaki, rokok, dan industri gula.
"Semua keputusan menteri ketenagakerjaan yang menetapkan daftar jabatan yang
dapat diduduki oleh tenaga kerja asing dicabut dan dinyatakan tak berlaku," jelas
Peraturan Menteri tersebut seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (3/9/2019).
Untuk melihat daftar posisi atau jabatan yang bisa diduduki oleh tenaga kerja asing,
daftar lengkapnya bisa dilihat dari lampiran peraturan menteri tenaga kerja No 228
tahun 2019, klik di sini.
Artikel asli berita ini bisa dilihat di CNBC Indonesia melalui tautan berikut ini: Duh,
Jabatan yang Boleh Diduduki Pekerja Asing Makin Banyak (ang/ang) tenaga kerja
asing pekerja asing kemnaker.
Page 46 of 76.

