Page 135 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 NOVEMBER 2019
P. 135

"UMK tertinggi ada di Kota Semarang yaitu Rp2.715.000. Sementara UMK terendah ada
               di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp1.748.000. Kenaikan UMK tertinggi ada di Kota
               Tegal sebesar 9,25%. Rata-rata kenaikan UMK di Jateng sebesar 8,57%," terangnya.
               (OL-11).aSEMARANG ditetapkan sebagai daerah dengan upah minimum kabupaten/kota
               (UMK) tertinggi, sedangkan Kabupaten Banjarnegara dengan UMK pada 2020 terendah
               se-Jawa Tengah (Jateng).

               Penetapan UMK tersebut dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di kediamannya
               Puri Gedeh, Rabu (20/11). Dalam keputusan itu, UMK Semarang sebesar Rp2,7 juta
               sedangkan Banjarnegara Rp1,7 juta.

               Menurut Gubernur, penetapan upah telah melalui mekanisme yang ada dan mengacu
               pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

               "Upah minimum dihitung berdasarkan formula pasal 44 ayat 2 PP nomor 78 tahun 2015,
               sesuai dengan surat Menteri Ketenagakerjaan nomor BM 305 tahun 2019. Adapun dasar
               perhitungan upah minimum sebesar 8,51 persen, dengan perincian inflasi nasional
               sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen," kata
               Ganjar.

               Ganjar menekankan, bahwa UMK ditetapkan hanya untuk pekerja dengan masa kerja
               kurang dari satu tahun. Sementara pekerja yang sudah lebih dari satu tahun, maka
               besaran upah tidak mengacu pada UMK yang ditetapkan.

               "Silahkan dirundingkan secara bipartit antara pekerja atau buruh dengan pengusaha di
               perusahaan. Silahkan mereka mengatur besaran upahnya," tambahnya.

               Dalam penetapan UMK tersebut, Ganjar memperhatikan rekomendasi dari dewan
               pengupahan Provinsi Jawa Tengah serta Bupati/Wali Kota. Besaran UMK yang
               ditetapkan Ganjar tersebut merupakan murni dari usulan 35 Kabupaten/Kota se Jateng.

               "Meskipun kami punya Upah Minimum Provinsi (UMP), tapi yang kami gunakan adalah
               UMK. Sebab kalau menggunakan UMP, nanti perbedaannya terlalu njomplang antara
               kota besar dengan daerah kecil," tegasnya.

               Berdasarkan hasil sidang pleno Dewan Pengupahan Provinsi Jateng tentang
               pembahasan UMK tahun 2020, Ganjar kemudian menetapkan UMK tahun 2020 melalui
               Keputusan Gubernur Nomor 560/58 tahun 2019. Keputusan itu berisi tentang
               penetapan besaran UMK di Jawa Tengah.

               "UMK tertinggi ada di Kota Semarang yaitu Rp2.715.000. Sementara UMK terendah ada
               di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp1.748.000. Kenaikan UMK tertinggi ada di Kota
               Tegal sebesar 9,25%. Rata-rata kenaikan UMK di Jateng sebesar 8,57%," terangnya.










                                                      Page 134 of 143.
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140