Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 NOVEMBER 2019
P. 132
Title GANJAR RESMI TETAPKAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TENGAH
Media Name kompas.com
Pub. Date 20 November 2019
https://regional.kompas.com/read/2019/11/20/22285671/ganjar-resmi-teta pkan-upah-
Page/URL
minimum-kabupaten-kota-se-jawa-tengah
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menetapkan upah minimum
kabupaten/kota (UMK) tahun 2020 pada 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Ganjar menegaskan bahwa penetapan upah telah melalui mekanisme yang ada dan
mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Dari 35 kabupaten/kota se-Jateng, UMK tertinggi berada di Kota Semarang sebesar
Rp 2.715.000, sementara upah terendah berada di Kabupaten Banjarnegara sebesar
Rp 1.748.000," jelas Ganjar di kediamannya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu
(20/11/2019).
Upah minimum tersebut dihitung berdasarkan formula pasal 44 ayat 2 PP nomor 78
tahun 2015, sesuai dengan surat Menteri Ketenagakerjaan nomor BM 305 tahun
2019.
"Ada pun dasar perhitungan upah minimum sebesar 8,51 persen, dengan perincian
inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar
5,12 persen," kata Ganjar.
Ganjar menekankan bahwa UMK ditetapkan hanya untuk pekerja dengan masa kerja
kurang dari satu tahun.
Sementara pekerja yang sudah lebih dari satu tahun, maka besaran upah tidak
mengacu pada UMK yang ditetapkan.
"Silakan dirundingkan secara bipartit antara pekerja atau buruh dengan pengusaha
di perusahaan. Silakan mereka mengatur besaran upahnya," ujar Ganjar.
Dalam penetapan UMK tersebut, Ganjar memperhatikan rekomendasi dari Dewan
Pengupahan Provinsi Jawa Tengah serta bupati/wali kota. Besaran UMK yang
ditetapkan Ganjar tersebut merupakan murni dari usulan 35 kabupaten/kota se-
Jateng.
Page 131 of 143.

