Page 376 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 376

Title          GELOMBANG PHK IMBAS CORONA DIPERKIRAKAN MENCAPAI PUNCAK BULAN JUNI
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      09 April 2020
                              https://news.detik.com/bbc-world/4971705/gelombang-phk-imbas-corona-di perkirakan-
               Page/URL
                              mencapai-puncak-bulan-juni
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive
















               Jakarta  -  Jumlah karyawan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
               dan dirumahkan sejauh ini mencapai lebih dari 1,2 juta orang akibat pandemi virus
               corona. Angka itu diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Juni dan program
               Kartu Prakerja pemerintah dianggap pengamat tak tepat sasaran.


               Pemerintah memprioritaskan mereka yang mengalami PHK mendapatkan Kartu
               Prakerja, namun ekonom dan pakar tenaga kerja mengatakan program ini tidak
               akan efektif membendung hantaman wabah Covid-19.


               Di antara mereka yang terkena imbas PHK adalah pekerja di gerai retail Ramayana
               di City Plaza Depok, Jawa Barat.


               Saat pengumuman adanya PHK ini, pada Senin (06/04), sebagian pekerja menangis,
               mereka saling menguatkan satu sama lain, dan saling berpelukan.

               Apakah THR pekerja tahun ini akan dicicil?  Kelas menengah 'rentan miskin', belum
               tersentuh bantuan pemerintah  Bantuan ekonomi pemerintah dinilai 'kurang dan
               perlu diperluas'  Ekspresi kesedihan mereka terekam dalam rekaman video yang
               viral di media sosial.


               https://www.instagram.com/p/B-syIsHJM1G/?utm_source=ig_web_copy_link  Store
               Manager Ramayana City Plaza Depok, Nukmal Amdar menjelaskan bahwa video
               yang beredar berisi momen saat dirinya memberitahu para karyawan bahwa
               perusahaan mengalami penurunan penjualan drastis di tengah pandemi Covid-19.

               Tak lama setelah itu, manajamen memutuskan untuk menutup toko dan memutus
               hubungan kerja 84 karyawannya.


               "Jumlah karyawan yang kita putus hubungan kerja ada 87 karena toko kita sudah
               tidak operasional lagi, mau bagaimana lagi?"  Pekerja lain yang kehilangan
               pekerjaan adalah Rayi Abipraya Wahyuki. Pemuda berusia 20 tahun ini kehilangan
               pekerjaannya di bagian pemasaran penjualan ponsel Vivo di area Cijantung, Jakarta
               Timur.




                                                      Page 375 of 394.
   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381