Page 168 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 168

Jawa Tengah mulai melakukan perekrutan 1.000-2.000 pekerja pada tahap awal.

               Sebaliknya, sementara pabrik di Banten mulai dikurangi jumlah karyawannya.


               Selagi melakukan perekrutan pekerja di Jawa Tengah, Firman menyampaikan

               bahwa pabrik-pabrik tersebut juga tengah melihat kondisi usaha di Banten. "Kalau
               memang semakin tidak menguntungkan, ya proses utamanya di Banten akan

               digeser ke Jawa Tengah dan yang di Banten semakin lama semakin kecil. Karena

               relokasi ini membuat kapasitas produksi pabrik tetap," tukas Firman.


               Firman meyakini relokasi yang dilakukan dapat membuat industri sepatu akan lebih

               efisien. Dengan demikian, ongkos produksi bisa dipangkas, yang pada akhirnya

               harga produk yang dihasilkan bisa turun dan lebih kompetitif.


               Kendati demikian, pelaku industri juga masih menghadapi beberapa kendala di Jawa

               Tengah, di antaranya adalah soal ketersediaan tenaga kerja yang terampil. Artinya,

               perusahaan masih perlu memberi pelatihan keterampilan hingga melatih untuk
               beradaptasi dengan kultur perusahaan untuk para calon pekerja.



               Saat ini, kata Firman, industri sepatu Indonesia yang padat karya telah menjadi
               bagian dari rantai pasok global, sehingga mau tidak mau harus bersaing secara

               global. Pesaing Indonesia saat ini adalah Vietnam, Cina, dan Kamboja, yang mulai

               menunjukkan eksistensinya saat ini.


               ANTARA























                                                      Page 167 of 193.
   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173