Page 174 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 174
Title UMK MAU DIHAPUS: BURUH DEMO LAGI, MINTA UMK NAIK 15%
Media Name cnbcindonesia.com
Pub. Date 14 November 2019
https://www.cnbcindonesia.com/news/20191114122734-4-115225/umk-mau-dih apus-
Page/URL
buruh-demo-lagi-minta-umk-naik-15
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Di tengah wacana Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengkaji soal
upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang berpotensi pada penghapusan UMK,
kalangan buruh kembali turun ke jalan. Mereka mendesak kenaikan UMK lebih tinggi
dari 8,51%, lebih tepatnya sampai 15%. UMK harus ditetapkan oleh gubernur paling
lambat 21 November 2019.
Presiden KSPI Said Iqbal mendesak agar UMK tahun 2020 naik sebesar 15%. Selain
UMK, buruh juga mendesak Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) yang
nilainya di atas UMK juga segera ditetapkan.
Hari ini (14/11), dalam rangka memperjuangkan kenaikan UMK sebesar 15%, KSPI
akan melakukan aksi di berbagai daerah basis industri.
Buruh meminta agar Kepala Daerah berani menetapkan UMK di atas PP 78/2015
tentang pengupahan. Berdasarkan surat edaran menaker, para gubernur di
Indonesia direkomendasikan menaikkan UMP/UMK hanya 8,51% sesuai kenaikan
inflasi dan PDB.
"Kemarin (Rabu, 13 November 2019) buruh Tangerang dan Cirebon yang
melakukan unjuk rasa. Sementara hari ini (Kamis, 14 November 2019) buruh Kota
Bekasi dan Karawang yang akan turun ke jalan," kata Iqbal dalam keterangan
resminya, Kamis (14/11).
Iqbal mengklaim daerah-daerah lain juga akan melakukan unjuk rasa untuk
mengawal penetapan UMK di masing-masing kabupaten/kota.
Page 173 of 193.

