Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 35
modul berdasarkan kebutuhan perusahaan dan yang paling banyak dicari adalah
mereka yang paham dibidang digital creative.
Para peserta akan diarahkan untuk mengikuti vokasi seperti programming,
konstruksi, jasa kemasyarakatan. Termasuk dibidang garmen, perkebunan, dan
pelatihan lain yang meningkatkan skill.
"Misalkan kami siapkan jasa untuk operator forklift, welder, dan jasa hospitality
karena menyesuaikan kebutuhan pasar. Contoh di NTB, semua tenaga kerja dari
sana, fasilitas hospitality atau hotel adanya di Bali. Nah training vokasi yang kami
lakukan itu ada di nusa tenggara atau di luar. Ini dilakukan untuk kebutuhan pasar
di Bali, " jelas Krishna.
Semua modul di program vokasi yang dilakukan BPJAMSOSTEK, kata Krishna,
berdasarkan pendataan dari 660 ribu pemberi kerja atau perusahaan. Dengan kata
lain, program vokasi ini dijalankan mengikuti supply dan demand karena tergantung
dari perusahaan membutuhkan skill yang seperti apa.
"Supply dan demand match ini agar mereka juga merasa dihargai. Sejak ter-PHK
mereka terakomodasi dan diberikan bantuan oleh pemerintah melalui
BPJAMSOSTEK. Jadi bukan hanya ikut vokasi lalu dapat sertifikat, tetapi tujuan
utamanya adalah kembali bekerja."
Lalu apa keuntungan bagi peserta yang mendaftar vokasi di BPJAMSOSTEK ini?
Krishna menjelaskan bahwa mereka bukan hanya akan mendapatkan sertifikat.
"Ada uang transport, uang saku, dan kami memberikan informasi tentang lowongan
pekerjaan yang ada di perusahaan-perusahaan," jelas Krishna.
Hingga saat ini, sebaran program vokasi ini hadir di Banten, Jawa Barat, dan DKI
Jakarta, Lombok, dan Balikpapan. Program vokasi ini juga akan hadir di Tangerang.
Page 34 of 193.

