Page 135 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 135

Title          PENGUSAHA MASIH OGAH REKRUT LULUSAN KARTU PRAKERJA
               Media Name     lokadata.id
               Pub. Date      05 Mei 2020
               Page/URL       https://lokadata.id/artikel/pengusaha-masih-ogah-rekrut-lulusan-kartu- prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

















               Kartu Prakerja belum bisa menjamin seseorang lekas mendapat pekerjaan usai
               mengikuti program ini. Para pengusaha memiliki banyak pertimbangan sebelum
               memutuskan untuk merekrut pekerja baru 'lulusan' Kartu Prakerja.

               Salah satu pertimbangan para pengusaha terkait dengan kompetensi para peserta
               Kartu Prakerja. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi
               Sukamdani berkata, belum ada jaminan bahwa peserta Kartu Prakerja akan memiliki
               kompetensi sesuai kebutuhan industri selepas mengikuti program ini.


               "Masing-masing sektor atau perusahaan kan punya policy-nya sendiri (terkait
               penyerapan pekerja). Saya juga tidak tahu persis level daripada kompetensi itu,
               apakah nantinya sesuai dengan kebutuhan industri," ujar Hariyadi kepada
               Lokadata.id, Senin (4/5/2020).

               Menurut Hariyadi, sejauh ini Kartu Prakerja hanya memberi pemahaman teoritis
               kepada pesertanya. Hal ini tentu kurang untuk menjawab kebutuhan industri akan
               tenaga kerja yang memiliki keahlian praktik.

               Pemahaman teoritis bagi para peserta Kartu Prakerja diberikan melalui pelaksanaan
               kursus daring sejak program ini diluncurkan bulan lalu. Pelatihan tatap muka
               memang belum diterapkan, karena implementasinya terganjal kondisi pandemi
               Covid-19.

               Hariyadi berkata, jika pelatihan praktik belum diberikan, akan sulit bagi para peserta
               Kartu Prakerja kini untuk mendapat pekerjaan yang cocok nantinya.

               Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ini mencontohkan,
               para peserta Kartu Prakerja akan sulit misalnya untuk melamar pekerjaan di hotel
               dan restoran. Alasannya, pelaku industri dua sektor ini membutuhkan tenaga kerja
               yang punya kemampuan praktik alih-alih teori semata.

               "Kalau (kursus) daring begitu mungkin pemahamannya agak banyak ke teori. Tapi
               kalau ada pekerjaan, seperti contohnya barista, kan mesti dipraktekin. Misalnya,
               cara roasting-nya bagaimana, bau kopinya seperti apa," ujarnya.



                                                      Page 134 of 184.
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140