Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 24
Title PAK JOKOWI! HAMPIR 7 JUTA ORANG RI NGANGGUR NIH
Media Name detik.com
Pub. Date 06 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5003851/pak-jokowi-ham pir-7-juta-
Page/URL
orang-ri-nganggur-nih
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebanyak
6,88 juta per Februari 2020 atau hampir 7 juta orang. Angka tersebut naik 0,06 juta
atau 60.000 orang dibandingkan posisi Februari 2019 yang mencapai 6,82 juta
orang.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, angka pengangguran ini belum termasuk
jumlah pengangguran yang terjadi selama pandemi Corona alias COVID-19.
"Bisa dilihat dari iklan lowongan kerja, bahwa Januari dan Februari masih stabil,
Maret mulai menurun, dan April turun drastis," kata Suhariyanto dalam paparannya
via video conference, Jakarta, Selasa (5/5/2020).
Suhariyanto menyebut, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia sebanyak 199,38
juta orang atau naik 2,92 juta orang. Dari angka itu, yang masuk ke dalam
angkatan kerja sebanyak 137,92 juta orang tau naik 1,73 juta orang, sedangkan
yang bukan angkatan kerja berjumlah 61,47 juta orang atau naik 1,19 juta orang.
Khusus yang angkatan kerja, dari tool 137,91 juta orang, pengangguran sebanyak
6,88 juta orang, sedangkan sisanya yang bekerja sebanyak 131,03 juta orang atau
naik 1,67 juta orang. Dari 131,03 juta orang yang bekerja ini terdiri dari 91,59 juta
orang sebagai pekerja penuh, 31,10 juta orang pekerja paruh waktu, dan 8,34 juta
orang merupakan setengah pengangguran.
Berdasarkan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) menurut jenis kelamin, pria
yang akrab disapa Kecuk ini mengaku TPAK perempuan menurun ke angka 54,56%
di Februari 2020. Sedangkan jumlahnya, laki-laki masih mendominasi dibandingkan
perempuan.
Jumlah pengangguran nasional itu didominasi oleh para lulusan Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) yang mencapai 8,49%. Sedangkan jumlah pengangguran paling
rendah berasal dari tingkat pendidikan ke bawah yakni sebesar 2,64%. Selanjutnya
lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 5,02%, disusu pendidikan tingkat
universitas yakni 5,73%, lulusan Diploma I/II/III sebanyak 6,76%, dan Sekolah
Menengah Atas (SMA) sebanyak 6,77%.
Sedangkan menurut kelompok umur. Pria yang disapa Kecuk ini menyebut kelompok
usia yang mendominasi adalah antara 15-24 tahun dengan porsi 16,28%,
sedangkan usia 25-59 tahun porsinya 3,14%, dan usia 60 tahun ke atas hanya
Page 23 of 184.

