Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 DESEMBER 2019
P. 103
Title PESERTA JAMSOSTEK KENDAL MENINGKAT
Media Name suaramerdeka.com
Pub. Date 07 Desember 2019
https://www.suaramerdeka.com/news/baca/209534/peserta-jamsostek-kendal -
Page/URL
meningkat
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jumlah peserta jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) yang terdaftar di BP Jamsostek
Kendal pada 30 November 2019 tercatat sebanyak 60.480 tenaga kerja. Angka itu
mengalami peningkatan kurang lebih 19,17 persen dibanding periode yang sama tahun
2018 yaitu 50.749 peserta.
Kepala BP Jamsostek Kendal, Suriyadi mengatakan, meski demikian, jumlah itu jauh di
bawah dari jumlah penduduk bekerja di Kabupaten Kendal yang dikeluarkan BPS Kendal
pada 2018 yaitu sebanyak 457.184 jiwa yang bekerja.
Dia mengatakan, banyak manfaat yang bisa dinikmati warga bila menjadi peserta
jamsostek. Jamsostek sendiri memilik empat program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja,
Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun. ''Masing-masing program itu
memiliki manfaat sendiri-sendiri. Misalnya jaminan pensiun, peserta bisa mendapat
penggantian pendapatan bulanan ketika telah pensiun,'' kata dia, pada acara Focus Group
Discussion (FGD) BP Jamsostek bersama Dinas Tenaga Kerja, Apindo, dan Serikat Pekerja
yang digelar kemarin di RM Alam Sari, Weleri.
Dia menyatakan, segmentasi kepesertaan terdiri atas empat kategori, yakni penerima upah
atau pekerja, bukan penerima upah seperti petani, nelayan, pedagang di pasar, dan
sebagainya. Selain itu pekerja migran Indonesia dan pekerja jasa kontruksi. Peserta
jamsostek untuk penerima upah sebanyak 33.775 jiwa, bukan penerima upah 6.217,
pekerja migran Indonesia 7.005, dan jasa kontruksi 13.483 peserta.
''Klaim yang dibayarkan Kantor BP Jamsostek Kendal sejak 1 Januari 2019-30 November
yaitu jaminan hari tua Rp 41,8 miliar, jaminan kecelakaan kerja Rp 867 juta, jaminan
kematian Rp 2,5 miliar, dan jaminan pensiun Rp 532 juta,'' jelasnya.
Dia menambahkan, sebutan BP Jamsostek terus didengungkan. Hal itu bertujuan supaya
warga lebih mudah menyebutkannya dan bisa membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan
dengan BPJS Kesehatan. Dikatakan pada 5 Desember 2019, BP Jamsostek genap berusia 42
tahun dan telah berbakti kepada negeri dengan memberikan jaminan sosial tenaga kerja
bagi seluruh warga dengan latar belakang beragam pekerjaan. ''Kami bertekad selalu
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar semakin memahami pentingan program
jamsostek,'' kata dia.
Ketua Dewan Pengupahan Kendal, Misbahun, mengatakan, BP Jamsostek supaya semakin
mempermudah proses klaim pembayaran bagi peserta. ''Warga yang menjadi peserta
jamsostek jangan dipersulit ketika hendak mengambil haknya,'' kata dia.
Page 102 of 150.

