Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 AGUSTUS 2019
P. 18

program pensiun muda yang ditawarkan," katanya kepada Gatra.com, Senin (5/8)
               tanpa merinci jumlah pemutusan hubungan kerja yang telah terjadi di sektor migas.

               Selain sektor migas, pengangguran di Riau juga disebabkan oleh lesunya sektor
               usaha perkebunan, khususnya perkebunan swadaya kelapa sawit. Jika dulunya
               harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit berada di angka Rp2000 perkilogram,
               sejak setahun belakangan harga sekilogram TBS sawit untuk usia 10 - 20 tahun
               hanya berkutat pada angka Rp1000 - Rp1500 perkilogram.


               Perkebunan swadaya sendiri punya peran cukup signifikan bagi perekonomian Riau.
               Luas areal kebun jenis ini tercatat sekitar 2,2 juta hektar.

               Menurut Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson, lesunya harga Kelapa Sawit bukan
               saja berimbas terhadap pengangguran di pedesaan, melainkan juga kemiskinan.
               Sementara angka pengangguran di perkotaan lebih banyak dipengaruhi arus
               urbanisasi.

               "Pengangguran ini kan ada zonanya juga. Ada pengangguran pedesaan ada
               pengangguran perkotaan. Bicara kebun, itu tentu dekat dengan pedesaan. Kalau
               yang di kota ini lebih karena arus urbanisasi. Jadi banyak usia produktif yang datang
               ke kota namun tidak disertai ketrampilan atau skill yang mumpuni," katanya.












































                                                       Page 17 of 78.
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23