Page 128 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 128

"Soal besaran 7 persen atau berapa itu, itu mengacu pada aturan mana, dasarnya apa. Terus
              terang kami tidak tahu dasarnya apa," katanya dalam konferensi pers daring soal pengupahan
              di Jakarta, Selasa (2/11).

              Penetapan UMK 2022 dipastikan akan mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun
              2020  tentang  Cipta  Kerja  dan  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan.

              Hariyadi menuturkan jika dilihat dari ketentuan yang mengatur besaran upah sebelum adanya
              kedua aturan tersebut, ada ketentuan soal Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang diatur dalam
              Peraturan  Menaker  Nomor  18  Tahun  2020  tentang  Perubahan  Atas  Peraturan  Menteri
              Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Kebutuhan Hidup Layak.

              "Karena sudah ada UU Cipta Kerja dan PP 36/2021, tentu Permenaker 18/2020 itu tidak dipakai
              lagi," katanya.

              Hariyadi  juga  menjelaskan,  jika  mengacu  pada  aturan  tersebut,  maka  hasilnya  tidak  ada
              kenaikan upah. "Kami menguji, ada 64 komponen, untuk Jakarta saja, hasilnya KHLnya di bawah
              upah minimum. Tidak naik. Kita masukkan yang lain, wong inflasinya rendah, perekonomian juga
              malah ngedrop," katanya.

              Wakil Ketua  Dewan Pengupahan  Nasional  (Depenas)  RI yang  juga  Ketua  Bidang  Organisasi,
              Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah Apindo Adi Mahfudz, dalam kesempatan yang sama
              menjelaskan pihaknya telah melakukan survei perhitungan upah minimum berdasarkan KHL di
              empat pasar di Jakarta.

              Berdasarkan uji petik di Pasar Senen, Pasar Koja, Pasar Cipinang, dan Pasar Sukapura, ditemukan
              bahwa  rata-rata  upah  minimum  berdasarkan  64  komponen  KHL  sebesar  Rp  3.646.919.  "Ini
              bukan acuan atau dasar untuk menetapkan, ini cuma untuk menyeimbangkan data (KSPI) saja,"
              katanya.
              Adi  menyebut  penetapan  upah  minimum  akan  diputuskan  setelah  data  resmi  dirilis  BPS.
              Berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang  Pengupahan,  data  yang
              digunakan  dalam  menghitung  UMP  (Upah  Minimum  Provinsi)  tidak  hanya  inflasi  dan
              pertumbuhan ekonomi, tapi juga komponen kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan.
              Kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan yang dimaksud meliputi variabel paritas daya beli, tingkat
              penyerapan tenaga kerja dan median upah. (ant).
























                                                           127
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133