Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 182
Title KADIN USUL PEMERINTAH BANTU BAYAR THR KARYAWAN
Media Name kompas.com
Pub. Date 08 April 2020
https://money.kompas.com/read/2020/04/08/220800526/kadin-usul-pemerint ah-bantu-
Page/URL
bayar-thr-karyawan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan
Internasional Shinta W. Kamdani mengatakan, pandemi virus corona (Covid-19)
berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan atau industri. Kondisi tersebut
membuat para pengusaha kesulitan untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (
THR) tahun ini kepada para pekerja. Oleh sebab itu, dia pun mengusulkan beberapa
hal terkait THR ini.
"Pada dasarnya dalam kondisi saat ini, kelihatannya sangat sulit kita memenuhi
tuntutan THR yang dimaksud. Untuk itu, usulan kami pertama, tentu saja
pemerintah membantu pembayaran THR tersebut," katanya ketika dihubungi
Kompas.com di Jakarta, Rabu (8/4/2020). Namun, bila pemerintah tak sanggup
memenuhi permintaan para pengusaha dan industri, Shinta berharap pengusaha
diberikan kelonggaran untuk menunda pembayaran THR hingga kondisi
perekonomian kembali normal dengan batas waktu yang masih belum bisa
ditentukan.
"Kedua, kita minta penundaan pembayaran THR, apakah itu dicicil atau dibayarkan
saat kondisi sudah membaik," ucapnya. Menurut dia, para pengusaha memahami
kondisi para pekerja saat ini. Apalagi THR menjadi penopang perekonomian dalam
hal memicu daya beli masyarakat. Namun, saat kondisi wabah Covid-19, para
pengusaha dan pemilik industri lainnya belum mampu membayarkan THR
sepenuhnya seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau kita lihat opsinya seperti itu. Jadi, kita mau pekerja mendapatkan THR
dengan mungkin pemerintah harus bantu. Kalau pemerintah tidak bisa melakukan
itu, ya kami paling tidak minta penundaan. Karena nggak mungkin bisa dilaksanakan
pada saat ini," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi
Sukamdani mengungkapkan, pengusaha tidak menjamin dapat membayar penuh
gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerja. Menurut Haryadi, tidak
adanya jaminan tersebut lantaran tidak adanya pemasukkan ke perusahaan akibat
dampak dari wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia.
"Sekarang customer-nya tidak datang, tidak ada penjualan, otomatis enggak
sanggup karena enggak ada cash inflow. Perusahaan itu kan ditopang adanya
cashflow, nah sekarang enggak ada," ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Selasa
(7/4/2020).
Page 181 of 234.

